(MAJALAHKISAHNYATA.Com), Solo – Untuk ke-16 kalinya, LSM Lapaan RI Jateng, kembali mengadakan aksi sedekah ramadhan dengan berbagi kepada sesama. Sebanyak 1300 paket beras premium masing-masing 3 kg, dibagikan kepada warga pada hari Rabu (18/03/2026). Lantas apa saja harapannya dengan kegiatan sosial tersebut?
Bertempat di Kantor LSM Lapaan RI Jateng dan Firma Hukum Dr. BRM Kusuma Putra SH, MH, atau di Ruko Pujasari, kawasan Taman Sriwedari, Solo, Jateng. Kegiatan pembagian paket beras dilakukan sejak pukul 10.00 pagi hingga pukul 13.00 siang.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, sasaran penerima paket adalah orang-orang yang dianggap sangat membutuhkan. Seperti tukang becak, tukang parkir, tukang sampah, tukang ojek, satpam, kaum difabel, pemulung, supeltas, janda-jnada, serta warga lain yang dianggap tidak mampu atau kurang mampu baik secara fisik maupun sosial.

“Alhamdulilah, untuk tahun ini paket bisa meningkat jumlahnya dibanding tahun kemarin. Walaupun meningkat sedikit, semoga bisa meringankan kebutuhan warga yang sangat membutuhkan,” ungkap ketua LSM Lapaan RI Jateng, Dr. BRM Kusuma Putra SH, MH, saat di hadapan awak media yang turut hadir dalam kegiatan sedekah ramadhan tersebut.
Kusuma menambahkan untuk tahun ini kegiatan sedekah tersebut mengambil tema Indahnya Berbagi dan Hangatnya Kepedulian Kepada Sesama di Bulan Suci Ramadhan.
Dengan tema tersebut, diharap bisa menginsirasi atau mengingatkan kepada semua pihak, terutama yang kelebihan rejeki untuk bisa mengikuti langkah dengan berbagi atau peduli dengan saudara-saudara lain yang mungkin masih membutuhkan uluran tangan.
“Kami sengaja membagikan beras, karena beras menjadi kebutuhan pokok dan sangat fleksibel menjadi makanan olahan apapun. Terutama di masa-masa hari raya Idul Fitri nanti,” sambungnya dengan didampingi Sekjen Lapaan RI Jateng, yaitu Whisnu Tri Pamungkas.

Jenis beras yang dibagikan dalam kegiatan tersebut, adalah jenis beras dengan kualitas preium super. Sehingga sangat layak untuk dikonsumsi warga. Bahkan juga awet dan tahan lama untuk disimpan sebagai stok.
Mengingat jumlah paket beras yang tentu saja sangat terbatas, Kusuma dengan tulus meminta maaf sebesar-besarnya kepada warga yang mungkin di tahun ini belum kebagian, atau belum bisa menerima kupon pembagian paket beras tersebut.
Selepas bedug Luhur, masih saja banyak warga berdatangan untuk mengambil beras tanpa kupon. Alhasil panitia terpaksa mengambil jatah beras yang masih tersisa untuk dibagikan lagi tanpa kupon. Hingga benar-benar ludes tak tersisa.

Selain membagikan paket beras, Pihak LSM Lapaan RI Jateng dan Kantor Firma Hukum Dr. BRM Kusuma Putra SH, MH, juga membagikan beberapa paket sembako, serta uang jajan ke beberapa Panti Asuhan di sekitar Kota Solo. Pembagian atau penyerahan tersebut dilakukan oleh tim Lapaan RI yang lain di waktu yang berbeda.
“Insya Allah, di tahun-tahun mendatang semoga kami masih diberi kesempatan untuk bisa berbagi kembali. Dan semoga paket yang kami berikan bisa meningkat jumlahnya, dan juga lebih bervariasi seperti jenis bahan kebutuhan pokok lainnya,” tutupnya kepada awak media.
Sekitar pukul 13.00 siang, kegiatan sedekah Ramadhan tersebut berakhir. Warga pun pulang dengan tertib dan senang. Sementara sinar matahari masih setia dengan sengatan panasnya. (Med)















