• Contact
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Sample Page
Sabtu, Mei 30, 2026
KISAH NYATA
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • WISATA
  • MISTERI
  • PELUANG USAHA
  • TRADISI BUDAYA
  • TOSAN AJI
  • TAFSIR MIMPI
  • KULINER
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
  • News
  • WISATA
  • MISTERI
  • PELUANG USAHA
  • TRADISI BUDAYA
  • TOSAN AJI
  • TAFSIR MIMPI
  • KULINER
No Result
View All Result
KISAH NYATA
No Result
View All Result
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Home NEWS

ADA APA DENGAN PEMBATASAN MAHASISWA PTN 2026? ADAKAH SANKSI BAGI YANG MELANGGAR?

kisahnyata by kisahnyata
April 12, 2026
in NEWS, PROFIL
0
ADA APA DENGAN PEMBATASAN MAHASISWA PTN 2026? ADAKAH SANKSI BAGI YANG MELANGGAR?

Drs Nur Biyantoro Sastro Suparno MM

0
SHARES
103
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(MAJALAHKISAHNYATA.Com), Solo – Pemerintah mulai membuat kebijakan baru dalam dunia Perguruan Tinggi. Khususnya Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Yaitu pembatasan penerimaan mahasiswa baru di PTN mulai tahun akademik 2026/2027. Lantas seberapa idealkah hal tersebut bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia?

Sudah tentu pembatasan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) mulai tahun akademik 2026/2027 disikapi dengan tertib bagi seluruh PTN yang ada di Indonesia. Namun apakah memang benar demikian adanya. Tentu banyak hal yang perlu menjadi pertimbangan.

“Walau tujuannya baik demi peningkatan mutu PTN, namun di sisi lain perlu dikritisi tentang kesiapan regulasi, pembiayaan, hingga dampaknya terhadap perguruan tinggi swasta (PTS),” papar Drs. Nur Biyantoro Sastro Suparno, SP, MM, salah satu staf Akademisi Universitas Dharma AUB Surakarta belum lama ini.

Pasalnya, kebijakan pemerintah dalam membatasi jumlah penerimaan mahasiswa baru di PTN bukan tidak mungkin masih menimbulkan banyak celah kebocoran.

 Langkah ini dipandang tidak bisa berdiri sendiri tanpa kejelasan sistem, konsistensi regulasi, serta solusi terhadap persoalan mendasar, terutama terkait pembiayaan dan tata kelola pendidikan tinggi.

Drs. Nur Biyantoro Sastro Suparno, SP, MM. menilai kebijakan tersebut pada prinsipnya memiliki tujuan baik, yakni menciptakan sistem penerimaan mahasiswa yang lebih tertib dan terukur. Namun, implementasinya dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan mendasar.

“Salah satunya adalah masih beragamnya jalur penerimaan mahasiswa di PTN yang berjalan secara paralel. Jalur seleksi nasional, mandiri, hingga skema lainnya dinilai berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan jika tidak diatur secara tegas.” Terangnya.

Menurutnya, pembatasan itu baik, tetapi harus konsisten. Selama masih ada banyak jalur yang terus dibuka tanpa batasan jelas, maka tujuan penataan sistem akan sulit tercapai.

Ditambahkannya, posisi PTN sebagai Badan Layanan Umum (BLU) membuat perguruan tinggi negeri tidak sepenuhnya bergantung pada pembiayaan negara. Dalam praktiknya, sebagian kebutuhan operasional kampus tetap harus dipenuhi secara mandiri.

Kondisi ini memunculkan persoalan. Di satu sisi, pemerintah membatasi jumlah mahasiswa, namun di sisi lain PTN tetap dituntut menjaga keberlanjutan finansialnya.

“Kalau penerimaan dibatasi, sementara kebutuhan operasional tetap tinggi, maka harus ada solusi. Kekurangan pembiayaan ini siapa yang akan menutup?” ujarnya setengah bertanya.

Menurutnya, tanpa skema pendanaan yang jelas, kebijakan pembatasan berpotensi mendorong kampus mencari alternatif pemasukan, yang justru dapat melahirkan praktik di luar tujuan awal kebijakan.

Dari sisi regulasi, ia juga menyoroti pentingnya kejelasan status kebijakan tersebut apakah bersifat mengikat atau sekadar imbauan.

“Kalau ini regulasi, harus ada sanksi. Tapi jika hanya imbauan, implementasinya bisa berbeda-beda. Ini yang perlu diperjelas dan dipertegas,” ujarnya.

Ketidakjelasan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan ketimpangan, terutama bagi PTS yang selama ini harus bersaing dalam menarik mahasiswa baru. Bagi PTS, kebijakan ini tidak hanya soal persaingan jumlah mahasiswa, tetapi juga menyangkut keberlangsungan institusi.

“Jangan sampai kebijakan ini justru membuat PTS semakin tertekan. Ekosistem pendidikan tinggi harus dijaga agar tetap seimbang,” ujarnya.

Lebih jauh, Nur Biyantoro menekankan bahwa tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak hanya berada pada aspek kuantitas mahasiswa, tetapi juga kualitas lulusan.

Perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang sangat cepat menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi. Namun, upaya tersebut membutuhkan investasi besar, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia.

Di sisi lain, dunia industri kini cenderung menghindari biaya pelatihan tambahan dan lebih memilih lulusan yang siap kerja.

“Perusahaan sekarang menuntut efisiensi. Mereka ingin lulusan yang sudah kompeten, bukan yang masih perlu dilatih dari awal,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran pendidikan dalam APBN. Alokasi tersebut tidak hanya digunakan untuk pengembangan pendidikan, tetapi juga untuk belanja pegawai, sehingga ruang inovasi menjadi terbatas.

“Perguruan tinggi dituntut mengikuti perkembangan global, tetapi dukungan anggaran belum sepenuhnya sejalan,” katanya.

Dalam konteks tersebut, ia berharap pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Regulasi harus konsisten, jelas, dan bisa diterapkan. Selain itu, perlu ada solusi konkret terhadap dampak kebijakan, termasuk skema pendanaan.

Ia juga mendorong adanya penguatan kerja sama antarnegara (government to government/G2G), sebagai salah satu alternatif dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi.

Pada akhirnya, ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan pendidikan harus kembali pada tujuan utama bangsa. Yaitu, pendidikan harus tetap menjadi pilar utama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (Dia)

Tags: #anggoro#bibis#cumlaude#diesnatalis#halalbihalal#ilmukomputer#karyaDharmapancasila#nurbiantoro#pembatasanPTN#regulasipendidikan#undhaAUB
kisahnyata

kisahnyata

Related Posts

SEMANGAT SOEKARNO BERGEMA DALAM PERSEMIAN PANTI MARHAEN
NEWS

SEMANGAT SOEKARNO BERGEMA DALAM PERSEMIAN PANTI MARHAEN

Mei 26, 2026
MENANTI PULUHAN TAHUN, WARGA KEMIRI LEGA TERIMA SERTIFIKAT KIOS TUKAR GULING
NEWS

MENANTI PULUHAN TAHUN, WARGA KEMIRI LEGA TERIMA SERTIFIKAT KIOS TUKAR GULING

April 25, 2026
57 CALON JEMAAH HAJI JUWIRING RESMI PAMITAN SIAP TERBANG KE TANAH SUCI
NEWS

57 CALON JEMAAH HAJI JUWIRING RESMI PAMITAN SIAP TERBANG KE TANAH SUCI

April 25, 2026
Next Post
JELANG IDUL FITRI 1447 H, LAPAAN RI BAGIKAN 1300 PAKET BERAS PREMIUM

JELANG IDUL FITRI 1447 H, LAPAAN RI BAGIKAN 1300 PAKET BERAS PREMIUM

WARGA LINGKUNGAN PURWOTOMO BERBUKA BERSAMA MANAGEMENT GRAND HAP HOTEL

WARGA LINGKUNGAN PURWOTOMO BERBUKA BERSAMA MANAGEMENT GRAND HAP HOTEL

MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN

MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Recommended

Millions of Indigenous People May Lose Voting Rights: Alliance

3 bulan ago
MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN

MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN

2 bulan ago

Food truck offers free food for earthquake-affected tourists in Lombok

4 bulan ago

Garuda operates larger planes for Jakarta-Palembang route

3 bulan ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Categories

  • JEJAK NUSANTARA
  • KULINER
  • MISTERI
  • NEWS
  • PELUANG USAHA
  • PROFIL
  • TAFSIR MIMPI
  • TOSAN AJI
  • TRADISI BUDAYA
  • Uncategorized
  • WISATA

Topics

#anggoro #beraspremium #bibis #bukabersama #cumlaude #desataji #devicantik #diesnatalis #GrandHAPHotel #halalbihalal #ilmukomputer #iphijuwiring #jabung #joko #karyaDharmapancasila #kasuka #lawfirkusumaputra #lsmlapaanrijateng #manajerhaphotel #manasikhaji #mataramislam #mekah #naikhaji #nanimaharani #ppdb #puasa #ramadhan #sedekahramadhan #sesaji #sriwedari #tanahkasdesa #tanahsuci #undhaAUB #wisatasragen 2018 FIFA World Cup 2018 League Asian Games 2018 Balinese Culture Bali United Budget Travel Chopper Bike Istana Negara Market Stories National Exam Visit Bali
No Result
View All Result

Highlights

WARGA PEMILIK TANAH PENGGANTI KAS DESA KUWIRAN, SIAP TERIMA PENCAIRAN

UPACARA SAKRAL DI PARANGKUSUMO, LABUHAN UBO-RAMPE ADANG DAL 1959 DIGELAR KHIDMAT

RAIA & MI KASUKA SRAGEN BUKA PPDB, PERKUAT PENDIDIKAN ISLAMI DAN KOLABORASI ORANG TUA

SELESAI RITUAL 41 HARI DI PENGGING, PARA TOKOH KARTASURA ZIARAH KE MAKAM IMOGIRI

KUD CEPOGO TETAP EKSIS DAN TERBAIK, (RAT KUD CEPOGO TUTUP BUKU 2025)

BINATANG KEONG, SELAIN GURIH TERNYATA PUNYA ANDIL PENTING DALAM EKOSISTIM SAWAH

Trending

SEMANGAT SOEKARNO BERGEMA DALAM PERSEMIAN PANTI MARHAEN
NEWS

SEMANGAT SOEKARNO BERGEMA DALAM PERSEMIAN PANTI MARHAEN

by kisahnyata
Mei 26, 2026
0

(MAJALAHKISAHNYATA.Com), KARANGANYAR – Sebuah tumpeng sederhana menjadi simbol sakral dalam acara peresmian Panti Marhaen di Desa Kadipiro,...

MENANTI PULUHAN TAHUN, WARGA KEMIRI LEGA TERIMA SERTIFIKAT KIOS TUKAR GULING

MENANTI PULUHAN TAHUN, WARGA KEMIRI LEGA TERIMA SERTIFIKAT KIOS TUKAR GULING

April 25, 2026
57 CALON JEMAAH HAJI JUWIRING RESMI PAMITAN SIAP TERBANG KE TANAH SUCI

57 CALON JEMAAH HAJI JUWIRING RESMI PAMITAN SIAP TERBANG KE TANAH SUCI

April 25, 2026
WARGA PEMILIK TANAH PENGGANTI KAS DESA KUWIRAN, SIAP TERIMA PENCAIRAN

WARGA PEMILIK TANAH PENGGANTI KAS DESA KUWIRAN, SIAP TERIMA PENCAIRAN

April 23, 2026
UPACARA SAKRAL DI PARANGKUSUMO, LABUHAN UBO-RAMPE ADANG DAL 1959 DIGELAR KHIDMAT

UPACARA SAKRAL DI PARANGKUSUMO, LABUHAN UBO-RAMPE ADANG DAL 1959 DIGELAR KHIDMAT

April 22, 2026
[vc_row full_width="stretch_row" vc_row_background="" css=".vc_custom_1534217996078{padding-top: 60px !important;padding-bottom: 20px !important;background-color: #ffffff !important;}" footer_widget_title_color="#000000" footer_text_color="#444444"][vc_column width="1/4" el_class="footer_column"]
KISAH NYATA

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Visit our landing page to see all features & demos.
LEARN MORE »

[/vc_column][vc_column width="1/4" el_class="footer_column" offset="vc_hidden-xs"][vc_wp_posts title="Recent News" number="3" show_date="1"][/vc_column][vc_column width="1/4" el_class="footer_column" offset="vc_hidden-xs"][vc_wp_categories][/vc_column][vc_column width="1/4" el_class="footer_column"][vc_row_inner][vc_column_inner offset="vc_hidden-lg vc_hidden-md vc_hidden-sm"][vc_separator color="custom" accent_color="#000000" css=".vc_custom_1534142467508{margin-bottom: 25px !important;}"][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text][mc4wp_form][/vc_column_text][/vc_column][vc_column offset="vc_hidden-xs"][vc_empty_space height="50px"][/vc_column][vc_column][vc_separator color="custom" accent_color="#000000"][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width="stretch_row" vc_row_background="" css=".vc_custom_1534131078981{padding-bottom: 22px !important;background-color: #ffffff !important;}"][vc_column width="1/4" el_class="footer_right"]
[/vc_column][vc_column width="3/4" el_class="footer_left"][vc_column_text css=".vc_custom_1534138997054{margin-bottom: 0px !important;}" el_class=".copyright"]© 2018 JNews - City News Magazine WordPress theme. All rights belong to their respective owners. JNews is a top selling 2018 WordPress News, Blog, Newspaper & Magazine Theme.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]
No Result
View All Result
  • Home
  • WISATA
  • NEWS
  • MISTERI
  • TRADISI BUDAYA
  • PELUANG USAHA
  • KULINER
  • TAFSIR MIMPI
  • JEJAK NUSANTARA
  • TOSAN AJI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In