• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Jumat, Februari 13, 2026
Majalah Kisah Nyata
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home News

BINATANG KEONG, SELAIN GURIH TERNYATA PUNYA ANDIL PENTING DALAM EKOSISTEM SAWAH

admin by admin
Februari 13, 2026
in News, Profil
0
BINATANG KEONG, SELAIN GURIH TERNYATA PUNYA ANDIL PENTING DALAM EKOSISTEM SAWAH

Serunya Ana--Anak Mewarnai Topeng Wayang Keong

518
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

(MAJALAHKISAHNYATA.Com), Boyolali – Puluhan siswa SD dengan semangat mewarnai beberapa wayang unik di sebuah aula gedung sekolah pada hari Rabu (11/02/2026) yang lalu. Wayang tersebut cukup unik, karena dinamakan wayang keong. Namun bahan pembuatannya justru dari kertas kardus. Lalu mengapa disebut wayang keong? Lantas seperti apa keseruan kegiatan anak-anak SD tersebut?

Bertempat di Aula gedung sekolah SDN Susiloharjo, Jl. Pisang No 2, Siswodipuran, Boyolali, Jateng, kegiatan ini mengambil Tema Workshop dengan mengenalkan anak-anak sekolah kepada hewan-hewan penjaga ekosistim alam.

READ ALSO

KUD CEPOGO TETAP EKSIS DAN TERBAIK (RAT KUD CEPOGO TUTUP BUKU 2025)

SELESAI RITUAL 41 HARI DI PENGGING PARA TOKOH KARTASURA ZIARAH KE MAKAM IMOGIRI

Kegiatan workshop diisi dengan mewarnai topeng wayang keong menggunakan cat air. Juga dongeng fabel dengan tema wayang keong beserta hewan-hewan lain. Terutama hewan-hewan yang selama ini menjadi simbol dari ekosistim lingkungan persawahan.

Anak-anak Dengan Masing-masing Hasil Karya LUkisan Wayangnya

“Kegiatan ini terinspirasi dari realita bahwa sawah merupakan pondasi atau pilar kuat bagi ketahanan pangan di Nusantara. Namun banyak orang lupa tentang pentingnya ekosistem sawah itu sendiri. Termasuk binatang keong yang punya peran penting dalam ekositem sawah,” ujar Mbak Popy Endah selaku Manager dari Bens Manajemen.

Bens Manajemen sendiri adalah yang menaungi Omah Topeng Langdhawur dan Mas Bams DKW9. Merekalah yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut dengan menggandeng anak-anak sekolah di SDN Susiloharjo.

Ditambahkannya, bahwa jika ekosistem sawah terjaga, maka sawah dan hasil panennya tentu juga akan sehat. Jika sawah sehat bisa menghasilkan pangan yang kuat agar negara makin kuat.

Popy Endah (Tengah) Bersama Kepsek SDN Susiloharjo Ibu Sugiyanti (Paling Kiri)

Binatang keong sengaja diambil sebagai simbol yang mewakili salah satu dari habitat yang mengisi ekosistem sawah. Dimana peran keong sendiri ternyata sangat penting dalam menjaga kesuburan serta kesinambungan tanaman padi di sawah.

“Terbukti bahwa keong menjadi komponen penting dalam proses penguraian sisa-sisa organik dan bahan yang membusuk di sawah,” imbuhnya di sela-sela kegiatan mewarnai topeng wayang keong tersebut.

Selain itu, kotoran keong juga bisa menjadi nutrisi yang berfungsi meningkatkan kesuburan tanah. Bahkan keong juga bisa menjadi pengendali gulma. Karena ia sangat suka memakan alga dan tanaman muda (gulma) yang tumbuh di air. Dimana selama ini tanaman tersebut dianggap sebagai pengganggu pertumbuhan padi.

Seniman Janthit Saat Mendongeng di Depan Siswa

Lalu mengapa sasarannya anak-anak sekolah?

Menurut mbak Popy, anak-anak sekolah dasar merupakan pilar penerus bangsa. Sehingga jika sedini mungkin bisa dikenalkan tentang pentingnya ekosistem lingkungan, maka karakternya bisa terbangun untuk terus konsisten peduli dengan lingkungannya masing-masing.

Mereka diharapkan untuk bisa terus mencintai lingkungan, terutama alam semesta seisinya. Termasuk binatang-bitanag dan segala ekosistem persawahan. Dengan menanamkan karakter seperti itu, tentu saja isi dunia terutama lingkungan alam akan menjadi lebih baik

Di sisi lain, kegiatan workshop dengan pengenalan binatang keong, diharap bisa melatih anak-anak agar lebih disiplin, kreatif, serta tidak takut untuk berimajinasi.

Dengan kegiatan berkumpul, mewarnai, mengapresiasi dongeng, mereka tidak akan jenuh dan bisa bergembira bersama. Saat rasa penasaran tentang ekosistem sawah bangkit, anak-anak bisa lebih kreatif untuk lebih mengenal lewat karya-karya yang nantinya mungkin akan dibuat.

Siswa Abel Saat Membacakan Puisi dan Motivasi di depan Teman-Temannya

“Intinya, dengan kegiatan ini, kita berharap bisa menghidupkan budaya. Atau minimal mengenalkan budaya kepada anak-anak, terutama budaya tradisional dari karakter atau sosok-sosok wayang yang sangat terbuka untuk terus berkembang sesuai dengan jaman,” paparnya.

Bukan tidak mungkin, dari kegiatan sederhana itu, nantinya akan muncul sosok-sosok seniman baru terutama dari wilayah Jawa Tengah dengan karakter atau genre seni yang lebih segar serta diterima oleh semua lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi titik awal dengan tema wayang keong yang makin membumi. Tak menutup kemungkinan, ke depannya kegiatan serupa bisa meluas ke wilayah-wilayah lain dengan kegiatan yang semakin bervariasi.

Sementara Kepala Sekolah SDN Susiloharjo, yaitu Ibu Sugiyanti , S.Pd. sangat mengapresiasi kegiatan workshop tersebut. Ia berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan itu, bisa terinspirasi untuk terus melestarikan budaya Jawa.

“Sehingga budaya Jawa tidak putus dan tetap lestari dari generasi ke generasi berikutnya,” terang Ibu Sugiyanti.

Anak-Anak SDN Susiloharjo Saat Befoto Bersama

Bahkan dengan pengalaman berkegiatan itu, anak-anak nantinya juga mempunyai bekal untuk mengikuti kegiatan-kegiatan lain di luar sekolah. Misalnya lomba tentang mendongeng, atau bercerita tentang dunia binatang. Serta kegiatan lain yang berhubungan dengan binatang.

Acara itu sendiri diikuti oleh sekitar 62 siswa dari kelas 1-5. Kegiatan tersebut juga tidak bersifat memaksa. Sehingga siswa dengan bebas memilihnya untuk ikut apa tidak.

Di sela-sela acara juga dibacakan puisi dan motivasi bertema wayang keong oleh salah satu siswa yang bernama Abel. Sedangkan dongeng cerita binatang, dibacakan oleh seniman Janthit Sanakala.

Janthit Sanakala selama ini dikenal sebagai seniman pembuat wayang dari bahan daur ulang sampah. Salah satunya adalah wayang keong berbahan kertas kardus tersebut. (Dia)

Tags: #bensmanager#janthit#melukiswayang#popyendah#sdsusiloharjo#topengkeong#wayangkeong#wisataboyolali

Related Posts

KUD CEPOGO TETAP EKSIS DAN TERBAIK (RAT KUD CEPOGO TUTUP BUKU 2025)
News

KUD CEPOGO TETAP EKSIS DAN TERBAIK (RAT KUD CEPOGO TUTUP BUKU 2025)

Februari 12, 2026
SELESAI RITUAL 41 HARI DI PENGGING PARA TOKOH KARTASURA ZIARAH KE MAKAM IMOGIRI
Jejak Nusantara

SELESAI RITUAL 41 HARI DI PENGGING PARA TOKOH KARTASURA ZIARAH KE MAKAM IMOGIRI

Februari 8, 2026
GANDENG LDA KRATON SURAKARTA, PWI-LS DELANGGU GELAR RUTINAN RASULAN UMBUL DONGA
News

GANDENG LDA KRATON SURAKARTA, PWI-LS DELANGGU GELAR RUTINAN RASULAN UMBUL DONGA

Desember 30, 2025
MAKIN MONCER, BPR BANK DAERAH KARANGANYAR
News

MAKIN MONCER, BPR BANK DAERAH KARANGANYAR

Desember 28, 2025
RITUAL WAJIB RAJA BARU KRATON SURAKARTA
Misteri

RITUAL WAJIB RAJA BARU KRATON SURAKARTA

Desember 14, 2025
PAKOE BOEWONO XIV TEMUI MBAH LEPO
Misteri

PAKOE BOEWONO XIV TEMUI MBAH LEPO

Desember 14, 2025

POPULAR NEWS

TABURAN SAWI DAN DAGINGNYA BIKIN LAPER

MIE MANGKOK JOSWI… Peluang Kuliner Akibat Korban Politik, NANANG : Rasanya Joss Bikin Ketagihan…

Maret 1, 2021
Parade Nusantara Bahas Perpu No.1 Tahun 2020

PERPU No.1 Tahun 2020… Makan Tumbal Dana Desa…

Maret 13, 2021
RUANGAN PENDAPA LIMASAN DEPAN NDALEM KEMASAN

MISTERI NDALEM KEMASAN… Yang Pernah Dihuni Oleh Permaisuri Raja Paku Buwono VI Surakarta

Maret 2, 2021
KOMISARIS UTAMA-BRM KUSUMO PUTRO SH MH SAAT POTONG TUMPENG TANDAI PERESMIAN KANTOR PT BAYONET MERAH PUTIH YOGYA

SOLID, LOYAL, DAN PROFESIONAL… BAYONET MERAH PUTIH Cabang Yogya… Siap Bantu Masyarakat Layani Multi Jasa

Maret 2, 2021
Eyang Semar Muncul Di Merapi…Virus Corona Bakal Sirna?

Eyang Semar Muncul Di Merapi…Virus Corona Bakal Sirna?

Maret 13, 2021

EDITOR'S PICK

11 FENOMENA ALAM INI BIKIN TERCENGANG-Sebelas Misteri Alam Paling Menakjubkan Di Dunia Yang Bikin Penasaran…

11 FENOMENA ALAM INI BIKIN TERCENGANG-Sebelas Misteri Alam Paling Menakjubkan Di Dunia Yang Bikin Penasaran…

April 14, 2021
TOLAK ANARKIS DAN KEKERASAN !!  DEKLARASI JOGLO SUKUN BAGIKAN 10 RIBU STIKER

TOLAK ANARKIS DAN KEKERASAN !! DEKLARASI JOGLO SUKUN BAGIKAN 10 RIBU STIKER

September 22, 2025
AKSI DAMAI BIMA SAKTI

INGAT LELUHUR SOLO… Barisan Bima Sakti Gelar Aksi Damai.. Diikuti Kirab Budaya Ribuan Peserta…

Maret 12, 2021
BEGINI JIKA KADES, CAMAT, DAN KAPOLSEK MAIN BOLA DI LAPANGAN BERSTANDAR NASIONAL, BELUM MAIN ADA YANG KAKINYA KRAM..WADUUH

BEGINI JIKA KADES, CAMAT, DAN KAPOLSEK MAIN BOLA DI LAPANGAN BERSTANDAR NASIONAL, BELUM MAIN ADA YANG KAKINYA KRAM..WADUUH

Agustus 21, 2024
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

2025 @ Majalah Kisah Nyata

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber

2025 @ Majalah Kisah Nyata

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In