(MAJALAHKISAHNYATA.Com) SOLO – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kota Solo, berkumpul di depan Museum Radya Pustaka, Surakarta, Jateng, pada hari Minggu Legi (21/09/2025). Sebuah pernyataan sikap yang sangat tegas, diikrarkan dalam aksi itu. Terutama menyingkapi perkembangan dan kondisi Kota Solo beberapa waktu belakangan ini. Lalu apa saja isi ikrar tersebut?
Didasari rasa peduli dan cinta kepada kotanya sendiri, yaitu kota Solo atau Surakarta, Aliansi Masyarakat Kota Solo mengadakan aksi Deklarasi JOGLO SUKUN atau singkatan dari Joglo Solo Supoyo Rukun, serta ikrar pernyataan sikap bersama. Aliansi tersebut terdiri dari berbagai elemen warga masyarakat.

Dr BRM Kusuma Putra SH MH Saat Berikan Orasi Singkat
Seperti Paguyuban, Organisasi Masyarakat, Karang Taruna, kelompok Masyarakat serta seluruh warga masyarakat lainnya. Mereka secara kompak berkumpul untuk menyatakan satu sikap dengan tulus dan sepenuh hati. Yaitu ikrar pernyataan sikap tegas yang terdiri dari lima poin sikap. Yaitu yang berbunyi :
- Kami siap menjaga kota Solo yang kami cintai, agar selalu aman, nyaman, tentram, Rukun dan kondusif selamanya.
- Kami siap menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam keberagaman serta saling menghormati dan menghargai hidup di masyarakat sebagai warga kota Solo.
- Kami menolak segala aksi tindakan anarkis dan kekerasan oleh siapapun yang merusak dan mengganggu kententraman, keamanan dan ketertiban warga masyarakat kota Solo yang kami cintai.
- Kami siap menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian dan ketentraman, serta melindungi kota Solo yang kami cintai.
- Kami siap menjaga dan melindungi kota Solo yang kami cintai, sebagai kota seni dan budaya yang sarat akan adat-istiadat dan kearifan local agar tetap lestari selamanya.
Sebelum pernyataan sikap tersebut dibaca atau diikrarkan bersama, terlebih dahulu dinyanyikan lagu Indonesia Raya diikuti oleh semua peserta yang hadir. Tak lupa juga doa bersama untuk kelancaran acara dipimpin oleh seorang kyai muda.

Deklarasi Joglo Sukun Juga Diikuti Oleh Masyarakat Umum
“Kegiatan ini kami selenggarakan dalam upaya menjaga kebersamaan, kedamaian, keberagaman, keamanan, kenyamanan, serta kondusifitas kota Solo,” ujar Dr. BRM Kusumo Putro S.H, M.H selaku Penyelenggara dan Penanggung-Jawab kegiatan Deklarasi dan pernyataan sikap bersama JOGLO SUKUN tersebut, di sela- sela acara pembagian stiker kepada warga sekitar acara.
Menurut Kusumo Putro, semoga kegiatan tersebut bisa terus digaungkan, agar masyarakat khususnya warga Kota Solo sendiri, tak pernah lelah untuk terus menjaga, menghargai, serta mencintai kotanya sendiri seperti mereka mencintai diri sendiri dan keluarganya masing-masing.
“Untuk siapapun pihak-pihak yang sengaja membuat Kota Solo tidak aman serta tidak nyaman, kami siap bergerak serta menghadang tanpa pandang bulu,” teriak Kusumo Putro saat memberikan orasi pendek di atas panggung.

Stiker Joglo Sukun Menyasar Semua Warga Sepanjang Event Car Free Day
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan Deklarasi tersebut, yaitu Wisnu Tri Pamungkas, memimpin ikrar bersama di depan panggung deklarasi. Ratusan orang dengan semangat mengikuti dan mengucapkan ikrar bersama dengan lantang. Bahkan banyak warga luberan dari event Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi juga ikut bergabung dalam ikrar Joglo Sukun tersebut.
“Kita semua tentunya menginginkan Kota Solo yang aman dan damai. Sehingga semua bisa mencarinafkah dengan aman tanpa gangguan. Karena warga asli Solo biasanya memakai roso dalam semua tindakannya. Mudah-mudahan ke depan tak terjadi lagi kejadian anarkis di kota tercinta Solo ini,” imbuh Wisnu Tri Pamungkas kepada beberapa awak media.
Dalam kegiatan deklarasi dan ikrar Joglo Sukun tersebut, sekitar 28 elemen ikut hadir. Seperti dari Pemuda Pancasila (PP), Patriot Garuda Nusantara (PGN), Forum Budaya Mataram(FBM), Komunitas Masyarakat Rusunawa, Paguyuban PKL, Paguyuban Angkringan, Paguyuban Hiburan, Paguyuban Penarik Becak, Suporter Pasoepati, Ormas Gondes.

Deklarasi Joglo Sukun Oleh ALiansi Warga Kota Solo Demi Kedamaian Solo
Bahkan juga turut hadir dari Komunitas Burung Kicau, Paguyuban Pedagang Pasar, Kelompok Ibu-ibu PKK kota Solo, Komunitas Pecinta Sepeda Onthel, Komunitas Sepeda Berko, Komunitas Mancing Mania, Perguruan PSHT, Jamu Tradisional Solo, Forum Komunitas Sriwedari, Pedagang Buku Sriwedari, Komunitas Senam Ibu-ibu, Komunitas Seniman Solo, Komunitas ojol, serta pelajar dan mahasiswa.
Sebelum acara diakhiri, panitia membagikan sekitar 10.000 stiker bertuliskan Solo Damai Solo Aman serta Hastag Joglo Sukun, Jogo Solo Supoyo Rukun. Selama acara juga diselingi hiburan dari artis cantik Mbak Reni serta Pemusik Mas Kenji. Sekitar pukul 10.00, acara berakhir dengan aman, lancar, dan tertib. (Dia)















