BAND BERLYN N FRIENDS GALANG DONASI …
(MAJALAHKISAHNYATA.Com), SOLO – Dengan antusiasme tinggi, warga masyarakat solo menikmati sebuah konser musik seru pada hari Minggu pagi (07/12/2025) kemarin. Tak hanya sekedar pertunjukan hiburan saja konser itu digelar. Namun juga mengemban sebuah misi sosial. Lalu seperti apa misi sosial yang dibalut oleh irama musik rock dangdut Jawa tersebut?
Lokasi Car free Day Solo di jalan Slamet Riyadi tampak lain pada hari itu. Banyak puluhan komunitas serta lembaga mengadakan beragam stand di sepanjang jalan. Namun intinya, ada kesamaan tema. Yaitu mengadakan kegiatan donasi untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara dan Aceh.
Tak terkecuali dengan kelompok musik atau band yang bernama Berlyn N friends. Di atas sebuah panggung sederhana, mereka menggelar konser musik amal. Atau menggelar konser terbuka dengan tujuan mengumpulkan donasi, atau sumbangan untuk korban bencana alam di Sumatera Utara dan Aceh.

Sejak pukul 07.00 masyarakat yang hilir mudik di sepanjang Car free Day selalu berhenti sejenak di depan panggung. Mereka menikmati musik sambil sesekali ikut bergoyang. Bahkan ratusan warga ikut bertahan menyaksikan performane kelompok musik Berlin N friends ini.
Di sela-sela pertunjukan musik itulah, panitia mengetuk rasa kesetia-kawanan sosial dari warga yang hadir. Yaitu ikut peduli dengan korban bencana alam di Sumatera Utara. Dimana bencana kali ini dianggap sebagai bencana Nasional paling parah di penghujung tahun 2025 ini. Mengingat korban jiwa serta kerugian fisik benar-benar sangat mengerikan.
Walaupun hanya beberapa lembar rupiah, namun jelas warga sipil mempunyai rasa kemanusian yang adil dan beradab secara nyata. Keiklasan mereka setidaknya terpancar dari wajah-wajah para donatur jalanan tersebut. Beberapa juga membalut aksi donasi tersebut dengan request lagu dari penyanyi cantik nan seksi yaitu Mbak Berlyn.

Lagu-lagu populer pop dangdut Jawa pun menghentak membuat suasana kian hangat. Penonton juga ada yang tergerak ikut naik panggung, menyumbangkan vokal mereka masing-masing.
Lembaran uang sedikit demi sedikit mengisi kotak donasi yang diedarkan panitia di beberapa titik sekitar panggung. Menurut Mbak Berlyn Wijaya, sang vokalis dari group band musik tersebut, aksi peduli bencana Sumatera Utara tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa kepedulian sebagai sesama anak bangsa.
“Kami secara spontan saja tergerak untuk membantu saudara-saudara kita, khususnya korban bencana di Sumatera Utara. Jadi secara pribadi, kami kumpulkan donasi yang ada untuk selanjutnya kita salurkan kepada lembaga yang kompeten,” ujar Mbak Berlyn sesaat setelah turun dari aksi panggungnya.
Menurut Mbak Berlyn, ia berharap agar musisi-musisi di kota Solo dan sekitarnya juga bisa ikut tergerak. Atau berpartisipasi untuk bisa membantu saudara-saudara yang terkena musibah di Sumatera Utara sana. Walaupun mungkin nilai bantuan tidaklah seberapa, namun sedikit banyak tentu bisa mengurangi beban penderitaan mereka.

Ia juga mempunyai saran, jika memang belum bisa membuat kegiatan sosial dengan cara live panggung atau terbuka seperti band Berlyn n Friends tersebut, para musisi bisa melakukannya lewat live di acount medsos masing-masing, seperti tik-tok, intagram, ataupun youtube. Yang penting bisa berbuat untuk sesama.
Dari konser di event Car Free Day tersebut, Berlyn n Friends berhasil mengumpulkan dinasi sekitar Rp 1,385 juta. Namun jumlah itu, masih bisa naik, mengingat belum dihitung seluruhnya hingga konser benar-benar berakhir sampai pukul 09.00 pagi.

“Sesuai rencana, donasi yang terkumpul, selanjutnya akan kami salurkan melalui lembaga PMI sebagai pihak yang kredibel dalam penyeluran bantuan kemanusiaan,” lanjutnya wanita yang selalu tampil energik ini.
Tak lupa ia juga mewanti-wanti, agar masyarakat yang ingin berdonasi benar-benar cek dan ricek dulu, apakah pihak yang mengadakan giat tersebut benar-benar bisa terpercaya. Khususnya di akun-akun sosmed. Karena selama ini tak bisa dipungkiri banyak akun bodong yang ikut-ikutan nimbrung membuat kegiatan atau aplikasi pengumpulan donasi, namun tidak jelas pertanggung-jawabannya. (Med)















