• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Jumat, Maret 6, 2026
Majalah Kisah Nyata
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Jejak Nusantara

KISAH BATU METEORID JATUH DI KLATEN… Mitos Jaran Toleh Megantoro Pendamping Mistis Kyai Brojo Anila

admin by admin
Maret 1, 2021
in Jejak Nusantara, Misteri, News, Tradisi Dan Budaya, Wisata
0
ILUSTRASI BATU METEOR YANG MELUNCUR KE BUMI

ILUSTRASI BATU METEOR YANG MELUNCUR KE BUMI

511
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN

WARGA LINGKUNGAN PURWOTOMO BERBUKA BERSAMA MANAGEMENT GRAND HAP HOTEL

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Klaten– Sebuah batu aneh tiba-tiba saja jatuh dari langit. Dan jatuhnya tepat di samping sebuah makam keramat. Bentuknya unik menyerupai kepala kuda. Banyak yang percaya, batu tersebut mengandung kekuatan magis yang sangat kuat. Tak heran setiap malam, sering dikunjungi orang untuk melakukan lelaku atau tirakat. Banyak dalang kondang di Jateng, merupakan alumni dari berkegiatan spiritual di lokasi makam dekat batu unik tersebut.

Di wilayah kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, terdapat sebuah kampung yang bernama Dukuh Hanila, atau tepatnya di Desa Sajen. Desa itu terkenal akan industri kayu mebel. Namun selain mebel juga terkenal akan lokasi sebuah makam, yaitu makam Kyai Brojo Anila. Dialah tokoh terkenal dari Keraton Mataram di jaman Raja Amangkurat I. Kyai Brojo Anila berpangkat setingkat Tumenggung dan dikenal sangat sakti serta pandai berfilsafat.

Di dekat makamnya juga terdapat sebuah batu unik berbentuk Jaran Toleh (kuda dengan posisi kepala berpaling). Batu itu dinamakan Megantoro, karena diyakini jatuh dari langit. Saat ini di lokasi makam masih ramai dikunjungi orang untuk berziarah. Paling ramai adalah saat hari Jumat di minggu kedua dalam bulan Suro.

MAKAM KYAI BRAJA ANILA

Saat itu biasanya diadakan ritual pementasan Wayang Kulit di pendapa makam. Ritual pentas wayang kulit digelar karena cerita mitos yang sangat dipercaya oleh warga sekitar berkaitan dengan keberadaan makam. Sudah puluhan dalang kondang asal luar desa Sajen yang bertandang atau memainkan pentas wayang kulit di sana. Mereka diundang oleh warga desa setiap tahunnya.

“Untuk ritual pentas wayang kulit itu, warga desa sini selalu patuh melestarikan dan menjaganya,” kata Sastro Diharjo (75), penjaga makam yang telah bertugas sejak tahun 1987 silam.

Kepatuhan warga desa ini memang cukup beralasan mengingat dulu pernah ada kejadian aneh yang menimpa warga desa. Kejadian yang lebih tepat dianggap musibah itu terjadi karena warga absent melakukan ritual pentas wayang kulit tahunan itu. Sejak masa juru kunci pertama makam sebenarnya sudah dilakukan ritual pentas wayang kulit tersebut.

Hal itu dulunya diawali sejak seorang pengunjung yang berprofesi dalang merasa kabul doanya di makam itu. Lalu mengadakan syukuran berupa acara pentas seni wayang kulit di makam. Dan tahun-tahun selanjutnya selalu berlanjut meskipun dengan dalang yang berlainan. Namun entah mengapa, sejak tahun 1990-an lalu ritual  tersebut sempat dihentikan selama tiga tahun berturut-turut.

WUJUD JARAN TOLEH MEGANTORO

Nah sebuah peristiwa besar tiba-tiba saja terjadi melanda desa Sajen. Menginjak tahun ketiga setelah absent mengadakan ritual wayang kulit itu, tiba-tiba saja ada Pagebluk (bencana) yang berwujud kematian mendadak. Tak tanggung-tanggung, selama 20 hari berturut-turut sudah 45 orang warga desa meninggal dunia secara mendadak.

Menurut catatan warga, paling tidak berdasar keterangan dokter, empat orang meninggal dunia secara mendadak dikarenakan penyakit jantung, dan stroke. Namun lainnya tidak pernah diketahui dengan pasti apa penyakitnya. Mereka tahu-tahu meninggal di tempatnya masing-masing. Bahkan ada yang sedang di jalan desa tiba-tiba mengeluh dan dalam sekejab sudah terkapar jatuh meninggal dunia.

“Semula seluruh warga desa, bahkan desa tetangga juga bingung dengan musibah aneh itu,” kenang suami dari Suparmi ini.

Tentu saja musibah itu adalah rekor tragis yang pernah dialami sebuah desa. Di hari ke 21 setelah warga terakhir yang meninggal, pagi-pagi sekali warga berembug dan mengadakan rapat. Tiba-tiba saja sang Juru Kunci makam teringat akan ritual wayang kulit yang sudah selama tiga tahun tidak dilakukan warga desa itu lagi. Akhirnya ia berkata bahwa mulai besoknya ia akan mengadakan Acara ritual Wayang kulit seperti yang telah menjadi tradisi turun temurun sebelumnya itu.

JARAN TOLEH MEGANTORO-BENARKAH MEDIA PESUGIHAN

“Anehnya begitu rencana itu baru saja saya omongkan di depan warga lain, tiba-tiba saja dua orang warga yang pagi itu kabarnya jatuh sakit dan sekarat tiba-tiba saja bangun dan segar bugar, malah menyusul ikut rapat,” ceritanya serius.

Dan setelah besoknya, warga desa mengundang seorang dalang dari luar desa untuk pentas wayang kulit, maka sejak saat itulah semua musibah penyakit misterius yang merenggut nyawa puluhan warga desa terhenti dengan sendirinya. Mulai saat itulah sang juru kunci makam dan seluruh warga desa percaya bahwa musibah pageblug itu terjadi karena mereka telah alpa dalam menjalankan tradisi turun temurun itu.

Dan kini setiap minggu kedua dalam bulan Suro pentas wayang kulit itu menjadi agenda utama dari warga desa. Dan tanpa menunggu dalang yang mengadakan syukuranpun, mereka sudah menanggap dalang sendiri untuk mementaskan Wayang Kulit di pendapa makam. Yang seringkali terjadi, kini malah banyak dalang yang berebut untuk pentas di makam itu. Konon dalang yang telah pentas di makam itu, biasanya akan semakin laris mendapat orderan pentas.

Ada misteri lain saat musibah atau pageblug itu dulu melanda desa. Saat itu ada seorang wanita tua warga desa yang setiap harinya bermimpi sama. Ia bermimpi melihat  seorang wanita yang menggendong tenggok atau tenong (keranjang dari bambu). Yang mengerikan isi dari tenggok itu adalah sebuah kepala manusia yang bercucuran darah.

SASTRO DIHARJO-JURU KUNCI MAKAM

Page 1 of 2
12Next
Tags: BATU METEORBRAJA ANILADalangJARAN TOLEHKLATENMAKAMMEGANTOROPESUGIHANWAYANG

Related Posts

MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN
Kuliner

MOMEN KARYAWAN GRAND HAP HOTEL MENYATU DENGAN ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI BULAN RAMADHAN

Maret 1, 2026
WARGA LINGKUNGAN PURWOTOMO BERBUKA BERSAMA MANAGEMENT GRAND HAP HOTEL
Kuliner

WARGA LINGKUNGAN PURWOTOMO BERBUKA BERSAMA MANAGEMENT GRAND HAP HOTEL

Maret 1, 2026
BINATANG KEONG, SELAIN GURIH TERNYATA PUNYA ANDIL PENTING DALAM EKOSISTEM SAWAH
News

BINATANG KEONG, SELAIN GURIH TERNYATA PUNYA ANDIL PENTING DALAM EKOSISTEM SAWAH

Februari 13, 2026
KUD CEPOGO TETAP EKSIS DAN TERBAIK (RAT KUD CEPOGO TUTUP BUKU 2025)
News

KUD CEPOGO TETAP EKSIS DAN TERBAIK (RAT KUD CEPOGO TUTUP BUKU 2025)

Februari 12, 2026
SELESAI RITUAL 41 HARI DI PENGGING PARA TOKOH KARTASURA ZIARAH KE MAKAM IMOGIRI
Jejak Nusantara

SELESAI RITUAL 41 HARI DI PENGGING PARA TOKOH KARTASURA ZIARAH KE MAKAM IMOGIRI

Februari 8, 2026
GANDENG LDA KRATON SURAKARTA, PWI-LS DELANGGU GELAR RUTINAN RASULAN UMBUL DONGA
News

GANDENG LDA KRATON SURAKARTA, PWI-LS DELANGGU GELAR RUTINAN RASULAN UMBUL DONGA

Desember 30, 2025

POPULAR NEWS

TABURAN SAWI DAN DAGINGNYA BIKIN LAPER

MIE MANGKOK JOSWI… Peluang Kuliner Akibat Korban Politik, NANANG : Rasanya Joss Bikin Ketagihan…

Maret 1, 2021
Parade Nusantara Bahas Perpu No.1 Tahun 2020

PERPU No.1 Tahun 2020… Makan Tumbal Dana Desa…

Maret 13, 2021
RUANGAN PENDAPA LIMASAN DEPAN NDALEM KEMASAN

MISTERI NDALEM KEMASAN… Yang Pernah Dihuni Oleh Permaisuri Raja Paku Buwono VI Surakarta

Maret 2, 2021
KOMISARIS UTAMA-BRM KUSUMO PUTRO SH MH SAAT POTONG TUMPENG TANDAI PERESMIAN KANTOR PT BAYONET MERAH PUTIH YOGYA

SOLID, LOYAL, DAN PROFESIONAL… BAYONET MERAH PUTIH Cabang Yogya… Siap Bantu Masyarakat Layani Multi Jasa

Maret 2, 2021
Eyang Semar Muncul Di Merapi…Virus Corona Bakal Sirna?

Eyang Semar Muncul Di Merapi…Virus Corona Bakal Sirna?

Maret 13, 2021

EDITOR'S PICK

Ini Yang Seharusnya Dilakukan Siswa Sekolah  Saat Temannya Dibully..

Ini Yang Seharusnya Dilakukan Siswa Sekolah Saat Temannya Dibully..

Juni 16, 2023
TUGU MAKHUTO BISA DIPOLES DENGAN TULISAN SELAMAT DATANG & BRANDING IKON KULINER SOLO

SOLO HARUS SEGERA BUAT GAPURA UNTUK BRANDING SEBAGAI KOTA BUDAYA DAN KULINER-Sudah Ratusan Tahun Solo Tak Punya Gapura Selamat Datang

Maret 26, 2021
Salah Satu Makam Mbah Molor

Pesugihan Umbel Meler… Di Makam Kembangan…

Maret 13, 2021
Tak Punya GEDUNG KESENIAN… Kota SOLO Makin Jauh Dari Ruh Budayanya Sendiri…

Tak Punya GEDUNG KESENIAN… Kota SOLO Makin Jauh Dari Ruh Budayanya Sendiri…

Desember 14, 2021
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

2025 @ Majalah Kisah Nyata

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber

2025 @ Majalah Kisah Nyata

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In