(MAJALAHKISAHNYATA.Com) KLATEN – Tiga buah gunungan hasil bumi serta puluhan ambengan makanan dikirab pada hari Rabu siang (17/09/2025) kemarin. Tak lupa puluhan potensi seni dan budaya juga ikut ditampilkan dalam kirab budaya tersebut. Prosesi tersebut mengawali sebuah rangkaian acara sakral di Desa Pokak, Ceper, Klaten, Jateng. Lalu seperti apa rangkaiannya?
Setiap tahun warga di Desa Pokak, selalu menggelar kegiatan ini. Yaitu kegiatan yang diberi nama Kirab Budaya dan Tasyakuran Bersih Sendang Sinongko. Dan puncaknya digelar pada hari Jumat Wage (19/09/2025).

Bu Kades Desa Pokak Bersama Tamu Undangan dan Peserta Kirab Budaya
Sebelumnya, digelar rangkaian acara yang sangat menarik. Termasuk acara Kirab Budaya tersebut. Dalam kegiatan Kirab Budaya ini, panitia sengaja menampilkan semua potensi yang ada di desa Pokak.
“Baik potensi seni, tradisi dan budaya, pendidikan, UMKM, hingga spiritual kami tampilkan semuanya,” ujar Kades Desa Pokak, yaitu Hj. Soetjiati, S.Pd. saat memberikan sambutannya sesaat setelah rombongan kirab sampai di panggung di komplek Sendang Sinongko.
Desa Pokak memang menyimpan banyak potensi dan keunggulan. Selain hasil bumi yang melimpah, banyak potensi lain yang bisa dikembangan. Seperti potensi budaya, seni, tradisi, juga potensi UMKM yang lain.

Atraksi Drumband dan Mayoret Anak-Anak Sekolah Desa Pokak
Dalam kirab ditampilkan banyak atraksi seni dan budaya. Sehingga selain sebagai media hiburan bagi warga, sekaligus juga menjadi wadah pelestarian budaya lokal. Bahkan kegiatan itu, diyakini bisa semakin memperkokoh persatuan dan semangat kebersamaan antara warga desa.
Ribuan warga desa datang dan menyaksikan acara kirab budaya tersebut. Baik di sepanjang jalan desa menuju Sendang Sinongko, maupun di sekitar panggung di dalam komplek Sendang Sinongko.
“Selain menampilkan beragam potensi desa, kegiatan Kirab Budaya ini sekaligus juga untuk memperingati Hari Jadi Klaten. Semoga menjadi tambah meriah dan semakin memperkokoh rasa persatuan,” lanjut Bu Kades lagi.















