BOYOLALI, MajalahKisahNyata.com – Ratusan hadiah berupa sekop serta sepatu boot, dibagikan kepada anggota aktif Koperasi Unit Desa (KUD) Cepogo, Boyolali, Jateng pada hari Rabu (26/02/2025) kemarin. Tak hanya itu, puluhan hadiah hadir dan hiburan musik lainnya, juga ikut memeriahkan acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Cepogo tersebut. Seperti apa hasilnya?
Untuk kesekian-kalinya, KUD Cepogo menyelenggarakan RAT di awal tahun 2025 ini. Atau kegiatan RAT untuk tutup buku Tahun 2024. Acara berlangsung di Pendapa Joglo, Cepogo, Boyolali. Sejak berdiri 50 tahun silam, KUD Cepogo terus eksis dan berkembang hingga saat ini.

“Sehingga, Alhamdulilah kami atas nama pengurus KUD Cepogo, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan, serta semua pihak. Khususnya kepada semua anggota KUD yang tetap setia dan loyal dengan keberadaan KUD Cepogo ini,” terang Haji Gito Priyono, selaku Ketua KUD Cepogo dalam kata sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut tercatat sekitar 640 tamu anggota yang hadir. Walaupun cuaca mendung, dan akhirnya diguyur hujan deras acara tetap berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Boyolali, Forkopimda Boyolali, serta Forkopincam seperti Camat, Danramil, serta Kapolsek Cepogo. Juga wakil-wakil dari bank BNI, serta lembaga-lembaga perbankan dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.

Acara diawali dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia raya. Lalu dilanjutkan dengan laporan-laporan dari beberapa pengurus KUD. Baik laporan secara umum maupun tentang perkembangan dan kinerja KUD terkini.
“Secara umum, KUD Cepogo termasuk kategori organisasi atau instansi yang sehat dari segi pengeloaan keuangan. Sehingga dampaknya bisa menjadi positif bagi anggota atau kesejahteraannya,” lanjut Haji Gito lagi.
Sementara itu, Camat Cepogo, yaitu Dwi Sundarto, mengapresiasi bahwa KUD Cepogo bisa menjadi contoh bagi lembaga-lembaga sejenis yang lain. Dimana, KUD ini bisa terus bertahan selama puluhan tahun. Bahkan bisa bertransformasi dengan perubahan dan dinamika jaman, khususnya dinamika ekonomi secara umum.

Ia pun juga memberikan masukan agar ke depan, KUD Cepogo tak hanya murni berkutat dalam memenuhi kebutuhan internal saja terkait jenis-jenis usahanya. Namun bisa menjajaki kemungkinan kerja-sama dengan usaha atau lembaga usaha lainnya.
“Misalnya upaya melakukan kreasi dan inovasi, atau berkolaborasi dengan tempat-tempat wisata yang banyak tersebar di wilayah Boyolali. entah berbentuk diskon tiket, atau apapun bentuknya bagi anggota KUD Cepogo. Sehingga peluang berkembangnya ekspansi anggota juga mungkin lebih terdongkrak, selain untuk memenuhi kebutuhan anggota sendiri,” paparnya dalam sesi sambutannya.
Haji Gito sendiri juga menambahkan bahwa ia sangat berterima-kasih kepada semua anggota. Karena tanpa peran anggota KUD, mustahil KUD bisa berjalan hingga seperti saat ini.

Terlebih sejatinya KUD dan pengurus hanya sekedar memback-up serta menginisiasi semua kinerja tersebut. Ia juga mengapresiasi peran agen-agen atau mitra kerja lainnya. Seperti BNI dan lembaga lainnya.
Pesannya yang paling penting untuk semua anggota, adalah agar mereka terus bekerja dengan giat dan semangat sebagai peternak susu sapi terbaik. Untuk informasi, KUD Cepogo saat ini sudah mempunyai sekitar tujuh unit usaha. Jadi selain usaha utama yaitu produksi susu sapi, juga mempunyai jenis usaha lain untuk kesejahteraan anggotanya.

KUD Cepogo juga masuk dalam klasifikasi baik dan super sehat. Bahkan bisa disebut di atas rata-rata untuk kelas koperasi. Setidaknya dibandingkan keberadaan KUD sejenis yang ada di wilayah Boyolali dan sekitarnya.
Hal tersebut dibuktikan dengan kesiapan uang cash atau tunai di pembukuan yang mencatat sebesar Rp 838 juta di akhir tahun. Selain itu selama beroperasi, tidak pernah sekalipun terjadi kasus dimana terjadi keterlambatan pembayaran susu kepada semua anggotanya.

Hal itu terjadi juga tak lepas dari partisipasi semua anggota, terutama di bidang usaha persusuan. Bahkan yang membanggakan, selain sudah mempunyai peralatan atau teknologi pengecekan susu sendiri, KUD Cepogo juga berhasil menambah dua unit kendaraan baru belum lama ini.
Sebelum acara berakhir, panitia sempat memberikan sesi tanya-jawab kepada semua anggota yang hadir . Dimana dalam kesempatan tersebut wakil-wakil anggota bisa menyampaikan usulan, gagasan, uneg-uneg atau pertanyaan terkait segala sesuatu atas keberadaan KUD Cepogo. (Med/Mul)















