SERAHKAN FORMULIR BAKAL CAWAWALI SOLO PRIA INI LAKUKAN HAL MENGEJUTKAN DI TENGAH JALAN Lihat Aksinya…

Kirab Budaya Adalah Simbol Nyata Dari Kota Solo Sebagai Kota Seni dan Budaya

SOLO – Ratusan peserta kirab budaya tampak berjalan pelan, namun sangat tertib dan penuh semangat. Sengatan panas matahari siang, seakan tak begitu dipedulikan. Kegiatan ini dimaknai sebagai wujud atau simbol dari kota Surakarta atau kota Solo yang sebenarnya. Yaitu sebagai kota Seni dan Budaya, sekaligus wajah dari kerukunan antar agama masyarakat Solo sendiri. Lantas untuk apa kirab tersebut dilakukan?

Sebagai bentuk keseriusan akan sebuah cita-cita mulia, tokoh masyarakat Solo yang dikenal dengan nama Dr. BRM.  Kusuma Putra SH, MH dengan tekad bulat, maju untuk menjadi bakal calon pemimpin di kota Solo. Atau mendaftar dalam bursa penjaringan bakal calon wakil wali kota Solo (Wawali).

Dr. BRM Kusuma Putra SH MH (kiri) Saat Serahkan Formulir Pendaftaran Kepada Paulus Haryoto

Pria yang akrab disapa Mas Kusumo ini, sudah mengambil formulir pendaftaran bakal calon wawali pada beberapa waktu lalu ((15/04/2024). Lalu pada hari ini (11/05/2024), dengan mantap mengembalikan formulir pendaftaran tersebut ke DPC PDIP Solo, di Rumah Pendapa, Kalurahan Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Surakarta.

“Sesuai misi dan visi yang terkait dengan program yang akan saya bawa, hari ini saya mengembalikan formulir pendaftaran dengan diiringi oleh kirab budaya,” ujar Kusumo sesaat setelah dirinya selesai bertemu dengan Ketua Tim Penjaringan Kepala Daerah 2024 DPC PDIP Solo, yaitu Paulus Haryoto.

Dijelaskannya, bahwa ia sengaja membawa rombongan kirab budaya. Tujuannya untuk menegaskan kembali kepada masyarakat, khususnya warga kota Solo, bahwa seperti itulah jati diri atau wujud kota Solo yang sebenarnya. Yaitu sebagai kota Seni dan Budaya, sekaligus sebagai kota yang sejak dulu selalu rukun masyarakatnya, baik secara agama, suku, maupun kultur masing-masing warganya.

Kirab yang diawali dari depan Pasar Pucang Sawit Solo tersebut, diikuti oleh sekitar 700-an peserta. Dimulai sejak pukul 10.00, menyusuri jalan menuju kantor DPC PDIP Solo di Kampung Pucang Sawit.

Rombongan Kirab Budaya Mengawal Hingga Kantor DPC PDIP Solo

Rombongan paling depan adalah sepasang tokoh pewayangan. Yaitu sosok Werkudara dan Kresna. Kedua tokoh tersebut sengaja diambil, karena dianggap menyimbolkan jiwa pemimpin sejati.

“Dimana tokoh Werkudara adalah simbol dari keberanian. Seorang pemimpin harus berani mengambil dan menanggung resiko apapun demi perjuangan,” papar Kusumo di hadapan para awak media yang juga turut hadir dalam acara tersebut.

Sedangkan tokoh Kresna adalah simbol kewibawaan. Dimana seorang pemimpin harus bersikap tegas. Dalam arti tidak plin-plan atau tebang pilih. Dimana jika sebuah hal atau keadaan adalah benar, maka wajib dikatakan benar. Begitu pula sebaliknya, jika sebuah hal adalah salah, maka wajib dikatakan salah.

Sementara di belakangnya menyusul kelompok Sholawatan. Mereka tak henti melantunkan doa-doa spiritual. Hal tersebut sebagai simbol, bahwa apa yang ia lakukan tersebut tak hanya sebuah janji suci terhadap manusia, atau masyarakat kota Solo pada umumnya. Namun lebih sebuah janji kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Juga Dihadiri Oleh Paguyuban Difabel dan SenimanTari Jatilan

“Jika memegang amanah haruslah benar-benar melaksanakan apa yang sudah menjadi tugas, gagasan, ide, dan semua misi yang sudah diberikan kepada warga kota Solo pada khususnya.

Ada juga rombongan seniman Warok sebagai simbol keberanian dan ketegasan. Seorang pemimpin jika berbicara harus dibuktikan dengan tindakan nyata. Sehingga bukan sekedar ngomong tanpa aksi yang jelas dan berguna. Selain itu juga simbol membela kebenaran sampai kapanpun. Bahkan jikapun langit akan runtuh kebenaran tetap harus dibela dan ditegakkan.

Ada pula rombongan prajurit Bergada. Mereka mempunyai simbol untuk berani mengambil resiko apapun. Bahkan berani mempertaruhkan nyawa untuk membela rakyat.

Dr. BRM Kusumo Putro SH MH Saat Cek Kesiapan Pasukan Bergada

Sementara para seniman tari tradisional, yaitu Jatilan, semakin menunjukkan bahwa Kota Solo memang sebuah kota seni dan budaya. Sehingga semua hal tersebut harus bisa dipelihara dengan baik. Kota Solo harus benar-benar menunjukkan jati-dirinya sebagai kota yang berslogan The Spirit of Java.

Dalam kesempatan tersebut, Kusumo juga memohon doa restu kepada semua yang hadir, termasuk kepada semua masyarakat Solo. Agar amanah dari DPC PDIP Solo untuk menjadi calon wakil walikota Solo 2024-2029 bisa terwujud.

“Jika benar-benar terwujud menjadi wawali kota Solo, saya berjanji kepada Tuhan dan semua warga Kota Solo untuk mewujudkan masyarakat dan kota Solo yang lebih makmur dan lebih sejahtera,” ujarnya disambut teriakan AMIN oleh semua yang hadir.

Sebagian Pengiring Kirab Budaya Menyempatkan diri Membuat Kenangan Bersama

Dalam paparannya sebelum sesi foto bersama, ia juga menyinggung sedikit tentang beberapa program unggulannya. Program-program tersebut selama ini terus konsisten ia dengungkan selama proses pendaftaran bakal cawawali pilkada Kota Solo 2024.

Diantaranya adalah cita-cita mewujudkan agar anak-anak di Kota Solo tak ada lagi yang tertinggal dalam hal pendidikan. Sehingga semuanya tanpa kecuali, diharap bisa menjadi anak-anak yang pintar dan cerdas.

Jika memang diberikan amanah untuk menjadi pemimpin, akan membuat program untuk satu keluarga tidak mampu, minimal bisa menghasilkan satu sarjana penuh. Juga menyediakan Balai Latihan Kerja secara gratis dan akses mudah tanpa berbelit-belit di lima Kecamatan di kota Surakarta.

Sehingga peluang untuk mendapatkan lapangan pekerjaan bagi warga menjadi lebih luas. Ini karena mereka sudah dibekali modal skill yang standart. Juga sekaligus modal kerja yang bisa diakses dengan mudah oleh UMKM, tanpa adanya kolusi dan korupsi oleh lembaga-lembaga keuangan yang ditunjuk.

Kirab Budaya Wujud dan SImbol Dari Kota Solo Sebagai kota Seni dan Budaya

Sementara itu, prosesi kirab budaya yang mengawal Kusumo Putro untuk mengembalikan formulir pendaftaran juga terlihat sangat meriah. Hal ini karena banyak elemen masyarakat yang ikut bergabung demi mewujudkan cita-cita mulia untuk kota Solo tersebut.

Diantaranya perwakilan dari Paguyuban Gojek, PKL UMKM, Penghuni Rusun, Pengamen, Penarik Becak, Penarik Gerobak Sampah, Ormas, Penggali Kubur, Karang Taruna, Difabel, Tukang Parkir, dan lain-lain.

Lalu bagaimana nantinya jika ternyata Kusumo belum lolos, atau tidak mendapat rekomendasi dalam penjaringan calon wawali kota Solo tersebut?

Dengan berbesar hati ia mengatakan bahwa toh kalaupun nanti tidak atau belum bisa lolos, maka ia akan menitipkan Kota Solo kepada siapapun yang akan menjadi pemimpin. Yaitu agar tetap bisa memelihara kerukunan agama, memajukan seni dan budaya, serta mensejahterakan warga Solo. Khususnya kepada golongan warga yang tidak mampu agar menjadi perhatian lebih. (Dia)

Sumber : WWW.MAJALAHKISAHNYATA.COM

HADIRI DEKLARASI RELAWAN ANAK BANGSA DI KLATEN.. INILAH PESAN MENOHOK DARI KETUM RAB PUSAT AGUS WINARNO TERKAIT KNALPOT BRONK

KLATEN : Ribuan simpatisan Prabowo- Gibran, mengikutl acara Deklarasi dan Konsolidasi Relawan Anak Bangsa (RAB) BACA LEBIH LANJUT.......

Walikota Gibran Ditantang Meminta TBJ Untuk Dihibahkan Menjadi TBS

Mengingat aset pemprov, sesunggguhnya sangat banyak tersebar di semua kota dan kabupaten di seluruh Jawa BACA LEBIH LANJUT.......

GARUDA : PILKADA SOLO TELAH USAI… Solo Cetak Rekor Pilkada Paling Sunyi Sepanjang Sejarah

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo: Nafas politik di kota Solo, pelan namun pasti benar-benar menuju takdirnya. Yaitu sepi BACA LEBIH LANJUT.......

Tiada Kata Tiarap… Untuk Banteng Solo Bergerak…

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo: Menyikapi perkembangan politik, terkait Pilkada 2020 di Surakarta, Banteng Solo Begerak (BSB), kembali BACA LEBIH LANJUT.......

Tolak Etika Politik Tidak Sehat… (Pernyataan Sikap Para Kader PDIP Surakarta)

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo:  Merespon perkembangan politik dalam tubuh PDIP Surakarta, terkait pilkada 2020 di kota Surakarta, BACA LEBIH LANJUT.......

About admin 390 Articles
Mapag Pedhut

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*