SUKOHARJO PUNYA PROFESOR BARU… SOSOKNYA TERNYATA BUKAN ORANG SEMBARANGAN… ANDA PASTI KAGET MELIHAT PENGIRIM KARANGAN BUNGANYA….

Inilah Sosok Profesor Baru di Sukoharjo Lihat Tatapan Masa Depannya

SUKOHARJO : Dihadiri oleh para profesor sebagai promotor akademik, sosok yang akrab dipanggil Mas Tuntas ini, dikukuhkan menyandang gelar profesor. Pria yang bernama lengkap Tuntas Subagyo ini, resmi menerima gelar kehormatan Honorary Professor (Prof.HC) dari Universal Institute Of Prefessional Management (UIPM) Malaysia.

Acara pengukuhan itu dilakukan di Hotel Brothers Solo Baru, Sukoharjo Jateng, pada Sabtu kemarin (02/12/2023). Ia menerima gelar tersebut dalam bidang In Business Innovation and Management Leadership.

Sehingga secara resmi kini ia sudah menyandang gelar sebagai seorang Profesor. Dan nama lengkap berikut gelarnya kini menjadi lebih panjang menjadi Prof.Dr.(H.C) Tuntas Subagyo, S.A.P., S.M., M.M. Bahkan gelar Dr. HC juga ia terima dari lembaga yang sama. Keren banget kan.

Gelar Profesor Resmi Disandang Mas Tuntas

Yang menarik acara pengukuhan tersebut sekaligus menjadi kado paling istimewa bagi Mas Tuntas. Ini karena pada hari itu, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-46 tahun.

Tak heran, mengingat gelar tersebut bukanlah gelar main-main, alias diakui oleh standar Internasional. Sehingga banyak tokoh Nasional yang mengucapkan selamat kepada Mas Tuntas sebagai penyandang gelar Profesor tersebut. Salah satunya adalah Ganjar Pranowo.

Sebagai kandidat capres RI dalam pemilu 2024 nanti, Ganjar ikut mengucapkan selamat walau hanya lewat karangan bunga. Begitu pula tokoh-tokoh lain, seperti beberapa Jendral dalam jajaran pejabat POLRI, serta para Profesor tokoh Nasional lainnya.

Dihadiri Oleh Para Promotor Dan Presiden Dari Lembaga UIPM

Akan halnya lembaga UIPM Malaysia sendiri, dikenal sebagai lembaga yang mempunyai reputasi Internasional. Paling tidak tingkatannya sejajar dengan PBB. Dan di Indonesia sendiri sudah diakui atau dilegalisasi oleh Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan Ham).

Promotor dari UIPM yang hadir antara lain Prof. Dr. Drs. Agusdin, juga Presiden UIPM Indonesia yaitu Prof. Dr. Mohammad Soleh Ridwan. Dari mereka juga lah, Mas Tuntas mendapat promosi sehingga layak mendapat gelar tersebut.

“Dalam budaya dan disiplin UIPM, orang yang akan mendapat gelar benar-benar melalui seleksi dan penilaian data yang nyata dan obyektif. Jadi walaupun mungkin yang bersangkutan kurang dikenal di negaranya sendiri, namun dalam kancah pendidikan Internasional justru diakui dunia,” ujar Prof. Mohammad Ridwan dalam kata sambutannya.

Ribuan Warga Tikus Pithi Hanata Baris Datang dari Seluruh Negeri

Bahkan dikatakannya, sosok Mas Tuntas yang kini sudah berhak dipanggil Pak Prof ini, termasuk memecahkan rekor dalam hal kecepatan penilaian atau promosinya. Ini karena lobi akhir hanya memakan waktu 2 X 24 jam, langsung diberi kemudahan untuk prosesnya.

Sementara itu, terkait gelar Prof HC yang disandangnya memang di bidang Inovasi Bisnis dan Manajemen Kepemimpinan. Sehingga dengan stattus tersebut, Mas Tuntas tentu lebih leluasa lagi dalam mengabdikan dirinya ke masyarakat.

“Saya hanya berharap, untuk ke depannya semoga bisa lebih bermanfaat secara nyata untuk masyarakat Sukoharjo pada khususnya, dan juga masyarakat Indonesia pada umumnya,” ulas Mas Tuntas dalam sesi tanya-jawab dengan awak media di akhir acara tersebut.

Sang Pemimpin Sejati Selalu Mudah Ditemui Anggotanya

Dia juga berharap bisa memberikan ide atau terobosan-terobosan baru kepada masyarakat dalam bidang usaha apapun, khususnya UMKM yang menjadi prioritas utama. Apalagi khusus di Sukoharjo, deretan potensi usaha masih bisa digali atau dikembangkan lagi menjadi maksimal.

Contohnya seperti usaha jamu, industri gitar atau alat musik skala rumahan, sentra peternakan, pertanian, juga potensi wisata lain yang tak kalah menarik untuk dikembangkan lagi. Semua potensi dan usaha tersebut, jika dikolaborasikan dengan inovasi serta aplikasi digital, tentu akan semakin dasyat daya saingnya.

Sosok Mas Tuntas juga dikenal akan maju sebagai calon Bupati Sukoharjo dari jalur Independen. Terkait hal tersebut, ia mengatakan bahwa jika benar-benar terpilih, maka ia optimis bisa mengaplikasikan semua pengetahuan dan pengalamannya untuk memajukan Sukoharjo lebih makmur lagi.

“Kuncinya adalah kreatifitas dan transparansi pembangunan dalam pemerintahan. Sehingga jalur independen merupakan gerbang yang sangat ideal. Terutama jika benar-benar ingin membangun masyarakat Sukoharjo, menjadi masyarakat mandiri yang adil makmur gemah ripah loh jinawi tanpa harus terkontaminasi oleh kepentingan praktis kekuasaan (partai),” paparnya lagi.

Mas Tuntas Saat Sesi Ngalap Berkah Potong Tumpeng

Ditambahkannya, jika benar-benar diberi amanah untuk memimpin Sukoharjo, maka pelatihan inovasi usaha dan leadership mutlak wajib diberikan kepada masyarakat. Baik secara langsung maupun versi digital. Baik dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat desa.

Usai acara pengukuhan gelar tersebut, pada sore harinya dilanjutkan dengan upacara doa lintas agama di kediaman Mas Tuntas. Atau tepatnya di Taman Ratu Maulidya, Baki, Sukoharjo.

Dalam acara tersebut hadir Ormas Tikus Pithi Hanata Baris di bawah naungan Yayasan Surya Nuswantara Wilwatikta (SNW). Sekaligus para kader Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) yang datang dari seluruh Indonesia.

Sementara para tokoh agama yang membacakan doa, antara lain Andreas Hendro Cahyo Purwanto mewakili agama Kristen, Demetrius Michael Anton Bayu K mewakili agama Katolik, Lilik Dwi fajar Riyanto mewakili agama Hindu, Warto mewakili agama Budha, serta Saiful Bakri S.E, mewakili agama Islam.

Kelima tokoh tersebut mendoakan sosok Mas Tuntas yang kini sudah berusia 46 tahun. Juga mendoakan kebesaran panji-panji Tikus Pithi Hanata Baris beserta semua afiliasinya. Serta berdoa untuk kedamaian masyarakat secara luas, khususnya menjelang tahun politik atau pemilu 2024 nanti.

Yang menarik di malam harinya digelar pemotongan tumpeng sebagai simbol khas tradisi perayaan masyarakat Jawa. Dalam acara memperingati Ultah Mas Tuntas yang ke-46 tersebut, dikemas dalam suasana Ngalap Berkah. Ini karena semua undangan yang hadir, berhak memperoleh kesempatan meraih hadiah-hadiah menarik yang disediakan panitia dalam tumpengan tersebut. (Dia)

SUMBER : www.majalahkisahnyata.com

Malam Ini Bancaan Tikus Pithi Hanata Baris Dengan Orkestra Megah Hadirkan Artis-artis Ibukota

MAJALAHKISAHNYATA.COM, SUKOHARJO- Meskipun namanya sudah bergaung sejak beberapa tahun silam, ternyata nama ormas Tikus Pithi BACA LEBIH LANJUT.......

Inilah Partai Alternatif Tanpa Tokoh Nasional Semua Anggota dan Pengurusnya Murni Rakyat Biasa

MAJALAHKISAHNYATA.COM, SUKOHARJO- Berawal dari ormas yang banyak disepelekan orang, yaitu Panji-panji Hati. Atau lebih dikenal BACA LEBIH LANJUT.......

SEBUAH IMAJINASI TERTUANG LEWAT KANVAS SAAT GAJAH MADA UCAPKAN SUMPAH PALAPA

KLATEN : Beberapa lukisan yang bergaya semi realis tampak istimewa, Menggambarkan satu nafas, yaitu tentang BACA LEBIH LANJUT.......

SAAT EYANG LAWU TAGIH JANJI… INI YANG DILAKUKAN TNI AD BERSAMA MASYARAKAT NGAWI

NGAWI : Pasca Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Gunung Lawu beberapa waktu lalu, TNI AD BACA LEBIH LANJUT.......

SAMBUT LIBUR SEKOLAH… PKBM SYIFA GELAR SUNATAN MASSAL… LIHAT BINGKISANNYA BIKIN SALFOK…

SOLO : Sekitar 55 bocah berkumpul di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Syifa. Atau tepatnya BACA LEBIH LANJUT.......

BUKAN ISAPAN JEMPOL… SIAPKAN SENJATA ANDA…75 ZOMBI DIAM-DIAM SUDAH MASUK KUASAI KOTA SOLO…

SOLO : Tanpa raungan sirene peringatan, mendadak barisan zombi seram sudah masuk kota Solo. Sekitar BACA LEBIH LANJUT.......

About admin 376 Articles
Mapag Pedhut

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*