Mama Rati: SELAIN Usaha KULINER… Aku Juga Hobi MBOLANG Untuk Raih CUAN…

Mama Rati Tetap Optimis Dengan Usaha Kuliner

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo– Seperti tak peduli pada pandemi yang menerjang, sosok wanita ini tetap semangat dalam mencari uang. Baginya rejeki tak pernah mati, jika manusia tetap bekerja sepenuh hati. Filosofi sederhana itu, akhirnya membawa sosok ini menjadi wanita yang tangguh. Bahkan bisa memiliki usaha sendiri yang cukup lumayan. Siapakah sosok wanita tersebut?

Wanita yang selalu tampil energik ini, lebih suka dipanggil dengan nama Mama Rati. Lahir sejak 50 tahun silam, Mama Rati kini dikenal sebagai sosok yang sangat mandiri. Setidaknya, di lingkungan sekitar pasar modern Solo Grand Mall (SGM), nama wanita ini cukup kondang. Maklum ia mempunyai beberapa cabang usaha yang bisa dibilang lumayan sukses.

Menu Favorit Dari Warung Gongso Mama Rati

“Saya mengawali usaha, terutama di bisnis kuliner sekitar tahun 2017 silam. Karena waktu itu sedang booming kuliner dengan trend masakan daging gongso,” tutur Mama Rati, saat ditemui di Salon Kecantikan Mama Rati di sekitar komplek Mall SGM Solo, Jateng pada Senin kemarin (29/11/2021).

Dari cerita Mama Rati, pada tahun tersebut, masyarakat sangat menggemari masakan kuliner dengan embel-embel daging gongso. Sehingga ia dibantu beberapa saudaranya, juga ikut arus terjun dalam usaha kuliner gongso. Dengan modal hasil tabungannya selama ini, ia nekat menyewa space kecil di pinggir jalan di kawasan SGM.

Mama Rati Juga Suka Mbolang Demi Tambahan Cuan

Setelah tempat sewa warung didapat, tanpa basa-basi ia langsung memajang aneka menu masakan ala gongso. Diantaranya adalah gongso daging sapi, ayam, sosis, bakso, nuget, babat, iso, dll.  Dan benar seperti dugaannya. Dalam waktu singkat, semua menu yang disajikannya laris terjual. Hampir tiap hari, ia kewalahan melayani konsumen.

Baik konsumen yang datang ke warung, ataupun pesanan yang datang via media online. Sehingga, tanpa ragu ia pun berani merekrut sekitar tiga karyawan untuk membantunya. Namun untuk urusan memasak, ia sendirilah yang ikut terjun langsung, baik dalam racikan menu dan pengolahannya. Saat itu benar-benar, menjadi hari-hari yang luar biasa untuk grafik penjualan produk kulinernya.

Warung Gongso Milik Mama Rati di Dekat Komplek SGM

“Bahkan untuk penjualan lewat media online, dalam sehari saya bisa mendapatkan omzet sekitar Rp 3 Juta hingga Rp 4 juta dalam sehari,” ceritanya dengan bangga.

Omzet tersebut tentu masih bertambah dengan kedatangan para pelanggan, atau yang lebih memilih untuk datang langsung ke warungnya. Jadilah, warung dengan menu utama ala gongsonya terpaksa buka pagi hingga malam hari. Semua itu demi melayani dan memuaskan pelanggannya. Bahkan sampai tengah malam, sering ada pelanggan atau teman yang request menu secara japri.

Begitulah, selama trend menu gongso terus berlanjut, warung makan yang ia beri nama WM. GONGSO MAMA RATI, juga ikut terus berkibar. Hal itu terus berlanjut hingga selama tiga tahun lamanya. Dalam sehari ia bisa menyisihkan keuntungan bersih sekitar 20-30 % dari total omzet. Sehingga setiap hari tabungannya juga selalu bertambah.

Juga Sedia Paket Hemat Serba Seribu

Pelan namun pasti, meskipun trend kuliner gongso masih ada, namun pesaingnya juga semakin menjamur. Hal itu tentu juga berimbas pada omzet warungnya Mama Rati. Sehingga omzet juga ikut menurun. Meskipun begitu, pelanggan fanatiknya tetap setia untuk selalu memesan menu masakannya.

“Saat omzet warung gongso mulai menurun, saya mulai ancang-ancang dengan diversifikasi usaha. Yaitu mendirikan salon kecantikan,” cerita Mama Rati lagi.

Kebetulan saat itu, kontrak kios warungnya juga sudah habis. Akhirnya ia pindah tepat di sebelah barat Mall SGM. Lokasi baru tersebut dianggapnya sangat strategis. Meskipun harga sewanya lebih mahal. Di sana, ia mengontrak dua kios sekaligus. Yang satu untuk warung gongso, satunya lagi untuk membuka salon kecantikan. Dan keberuntungan, tetap berpihak kepada wanita ini.

Setiap hari, salonnnya mendapat kunjungan dari pelanggan. Baik pelanggan pria dan wanita banyak yang merasa puas dengan layanan salonnya. Sehingga meskipun omzet di warung gongso miliknya sedikit menurun, justru omzet di salonnya semakin naik. Sehingga pundi-pundi tabungannya tetap terjaga dan bertambah.

Di lokasi yang baru tersebut, menu kuliner di warungnya tetap tak berubah. Masih mengandalkan masakan gongso. Namun juga ditambah dengan menu masakan Jawa lain. Karena masakan lokal Jawa nyatanya juga masih banyak dicari, dan cocok dengan lidah para pelanggannya.

“Sementara di kios salon, pelangggan paling banyak meminta untuk mengecat rambutnya. Maklum cat rambut saat ini masih menjadi trend yang belum pernah pudar. Apalagi dengan adanya budaya pop Korea, permintaan mengecat rambut juga semakin banyak setiap harinya dari pelanggan,” papar Mama Rati bersemangat.

Meskipun begitu, jasa lain di salonnya juga laris. Misalnya potong rambut, keramas, dll. Kini Mama Rati sudah mempunyai beberapa karyawan yang sangat diandalkannya. Baik karyawan yang ada di salon, ataupun yang ada di warung gongso. Tak heran, ia menjadi lebih banyak mempunyai waktu luang.

Nah, di saat waktu luang itulah, ia mengisinya dengan sering jalan-jalan atau traveling. Namun ia lebih suka menyebutnya dengan istilah Mbolang. Namun, ia tak sekedar mbolang untuk membunuh kejenuhan. Dalam mbolangnya Mama Rati, ia ternyata masih bisa melakukan aktivitas bisnis.

“Mulai usaha jasa broker properti. Seperti rumah atau tanah, saya juga mengikuti beberapa klub atau kelompok sosial bisnis dengan banyak produk-produk trend dan unggulan,” terangnya.

Seperti saat ini, Mama Rati sering terlihat sibuk memencel-mencet layar Hpnya. Sesekali juga mengangkat HP-nya untuk menerima telpon. Menurutnya, ia baru fokus dalam jaringan bisnis penjualan kalung kesehatan. Kalung yang ditawarkannya, memang dikenal sangat ampuh dalam memelihara kesehatan seseorang, baik pria dan wanita.

Dengan kata lain, Mama Rati yang hobi Mbolang, memang tidak sekedar jalan-jalan untuk rekreasi semata. Namun ia juga selalu mencari celah. Bahkan memanfaatkan waktu mbolangnya untuk mencari tambahan cuan. Tak heran, kehidupan Mama Rati selalu terlihat dinamis dan bersemangat.

Sudah mempunyai warung gongso, mempunyai salon yang laris, juga masih mendapatkan tambahan penghasilan dari hobi mbolang, alias hobi jalan-jalan dan bersenang-senangnya. Bahkan Mama Rati, yang kini sudah dikaruniai tiga orang putra ini, juga sempat membuka cabang usahanya di wilayah lain, seperti di Karanganyar dan sekitarnya. (Med/ADV)

Sumber: www.majalahkisahnyata.com

Pelanggan ROCKET CHICKEN…Bersiaplah Menerima HADIAH Mobil, Umroh, Sepeda Motor, dan HADIAH Hiburan Lainnya…

https://www.youtube.com/watch?v=HoUDa4Kl-Ks MAJALAHKISAHNYATA.COM, Karanganyar- Beragam menu ayam lezat bisa diperoleh dengan cepat di gerai resto Rocket BACA LEBIH LANJUT.......

TORPEDO KUDA… Ampuh Mengobati Berbagai Macam Penyakit

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Sukoharjo- Wilayah Jawa jarang ada peternakan kuda. Namun soal menu masakan yang berbahan daging BACA LEBIH LANJUT.......

Jualan Nasi Tiwul….. Beromzet Rp 4 Juta Per Hari

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Wonogiri: Siapa sangka, dari berjualan nasi tiwul sederhana, mampu meraup omzet jutaan rupiah tiap BACA LEBIH LANJUT.......

About admin 304 Articles
Mapag Pedhut

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*