Begini Aksi TOKOH Masyarakat Solo & Ketua LSM Lapaan RI JATENG Di Masa PPKM Darurat-Peduli & Berbagi Sembako Secara Spontanitas…

KUSUMO PUTRO SAAT BAGIKAN SEMBAKO KE WARGA SECARA LANGSUNG

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo– Kabar sedikit menggembirakan mulai dirasakan oleh warga kota Solo. Ini karena status lEvel darurat PPKM sudah turun meskipun baru di level 3. Namun ini berarti, geliat ekonomi dan usaha mulai menggeliat dengan pelan.

Untuk menambah semangat mereka, aksi peduli dan berbagi tetap harus dilakukan. Seperti yang dilakukan oleh tokoh masyarakat Solo, dan Ketua LSM Lapaan RI Jateng berikut ini. Seperti apa aksi tersebut?

AKSI BERBAGI SEMBAKO DI KAMPUNG BALUWARTI

Hari itu, sebuah iring-iringan kecil kendaraan menyusuri jalanan kota Solo yang cukup panas. Tepatnya pada hari Rabu Kliwon (01/09/2021). Saat melewati kawasan pasar Nangka, kendaraan berhenti. Beberapa orang keluar dari mobil. Di tangan mereka, terlihat menenteng beberapa bungkus plastik yang terlihat cukup sederhana.

Tak berapa lama, bungkus-bungkus plastik itu berpindah tangan dengan cepat. Ya bungkus plastik itu, ternyata berisi paket sembako. Paket itu dibagikan kepada para juru parkir, pemulung, dan beberapa warga kurang mampu yang kebetulan melintas di lokasi.

Aksi peduli dan berbagi tersebut dilakukan secara spontanitas. Tanpa banyak formalitas dan embel-embel syarat apapun, paket sembako diberikan kepada warga secara langsung dan gratis.

KUSUMO BERSAMA TUKANG PARKIR DAN PEMULUNG DI PASAR NANGKA

“Kami memang sengaja mengadakan aksi sosial ini secara spontanitas. Meskipun nilainya kecil, tapi kami senang melakukannya. Karena bisa ikut melakukan aksi nyata, membantu mereka yang mungkin sangat membutuhkannya,” jelas BRM Kusumo Putro SH, MH, mewakili aksi peduli dan berbagi sembako secara spontanitas tersebut.

Dalam aksi hari itu, ia mengaku menyiapkan sekitar 1 ton beras, serta beberapa dus mie instant. Paket sembako dikemasnya dalam bungkus plastik kecil-kecil. Lalu dibagikan secara langsung kepada warga secara spontan.

Sasaran utama pembagian sembako tersebut, adalah para warga kurang mampu dan pelaku usaha kecil. Karena merekalah yang dianggap paling terdampak oleh kebijakan PPKM, yang hingga sampai saat ini masih diperpanjang.

KUSUMO SAAT BAGIKAN SEMBAKO PADA TUKANG TAMBAL BAN DI WILAYAH LAWEYAN

“Kami memang sengaja menyasar para juru parkir, pemulung, tukang sampah, PKL kelilingan, tukang tambal ban, pedagang angkringan, penggali kubur, seniman kecil, dll,” ujar Kusumo di sela-sela aksi bagi sembako di pinggir jalan.

Menurut Kusumo, golongan masyarakat seperti itulah, yang sebenarnya sangat perlu dibantu. Karena dampak dari PPKM benar-benar sangat dirasakan oleh mereka. Dimana penghasilan mereka hari itu, biasanya juga akan digunakan untuk mencukupi kebutuhan di hari yang sama. Sehingga jika ingin berbagi sosial, merekalah sasaran yang paling tepat untuk didatangi.

TUKANG PARKIR IKUT SENANG TERIMA SEMBAKO

Aksi berbagi sembako tersebut, dilakukan di puluhan titik yang tersebar di lima Kecamatan di wilayah Solo. Setiap titik dibagikan antara 20 hingga 80 paket sembako. Kusumo dan rombongan menyasar Pasar Nangka, Banjarsari, TPU Purwoloyo Jebres, Kampung Baluwarti, Kampung Serengan, TPU Pracimaloyo, Kampung Laweyan, dll.

“Selain di titik-titik tersebut, kami juga akan membagikan sembako dan kebutuhan hidup lainnya di beberapa panti asuhan di wilayah Solo,” imbuhnya masih dengan nafas ngos-ngosan berpeluh keringat.

PENJUAL KRUPUK IKUT MERASAKAN DAMPAK PPKM DARURAT

Menurutnya, paket sembako yang dibagikan itu, memang nilainya jauh lebih. Bahkan tentu sangat kecil, dibandingkan dengan jumlah warga yang masih membutuhkan sentuhan kepedulian sosial tersebut. Namun meskipun nilainya tidak besar, ia berharap bisa sedikit meringankan beban para warga yang terdampak PPKM sekarang.

Bagi Kusumo, selama manusia masih diberi kesempatan oleh Tuhan, wajib untuk selalu terus berbuat kebaikan. Wujudnya bisa berupa apa saja. Salah satu wujud nyatanya, adalah membagikan sebagian rejeki kepada warga kurang mampu yang lain.

“Apalagi di masa pandemi dan masa PPKM darurat seperti sekarang. Tentu mereka sangat butuh bantuan sosial dalam bentuk apapun, termasuk kebutuhan pokok seperti sembako atau lainnya,” tutur Kusumo lagi.

Jadi menurutnya, jangan pernah lelah untuk terus berbuat kebaikan. Jangan pernah berhenti untuk membuat orang lain senang, tertawa, dan membantu mereka untuk meraih kebahagiaan hidupnya.

Aksi berbagi sembako tersebut terus dilakukan hingga matahari lengser ke ufuk barat. Kusumo berjanji, akan terus melakukan aksi serupa hingga status PPKM darurat di Solo turun ke ZONA HIJAU. (Dia)

Sumber: www.majalahkisahnyata.com

Usung TRANSPARANSI dan LAYANAN 24 Jam… Sri Sunaryo Siap Maju Membangun Desa Kaliboto…

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Karanganyar- Setelah vakum untuk beberapa saat, Mantan Kades Desa Kaliboto, Mojogedang, Karanganyar, Jateng, siap BACA LEBIH LANJUT.......

Wujud PENAMPAKAN Sepeda Motor MODIF Seharga 16 JUTA… (Peringatan Hari Difabel Dunia 3 Desember 2021)

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo- Untuk memperingati hari Difabel sedunia, sebuah unit sepeda motor unik, diserahkan secara gratis, BACA LEBIH LANJUT.......

Pelanggan ROCKET CHICKEN…Bersiaplah Menerima HADIAH Mobil, Umroh, Sepeda Motor, dan HADIAH Hiburan Lainnya…

https://www.youtube.com/watch?v=HoUDa4Kl-Ks MAJALAHKISAHNYATA.COM, Karanganyar- Beragam menu ayam lezat bisa diperoleh dengan cepat di gerai resto Rocket BACA LEBIH LANJUT.......

Mbak LIA Makin HOT… TELANJANGI Keuangan Pasopati…

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo- Pengunduran diri Milia Jatmiati (44), atau yang akrap disapa Mbak Lia, yang sebelumnya BACA LEBIH LANJUT.......

Fakta TERKINI : TNI-AD Temukan Kembali Tempatnya di Hati Masyarakat Indonesia…

https://www.youtube.com/watch?v=QQU8QT4-A94 MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo- Beberapa waktu belakangan ini, terlebih di masa Pandemi Covid-19, TNI-AD ternyata menemukan BACA LEBIH LANJUT.......

Begini AKSI Perang SESAJI Dalam RITUAL Tradhisi Dhukutan…

https://www.youtube.com/watch?v=QcEK4SQ921k MAJALAHKISAHNYATA.COM, Karanganyar- Sebuah ritual unik dilakukan oleh warga di desa Nglurah, Tawangmangu, Karanganyar, Jateng. BACA LEBIH LANJUT.......

About admin 304 Articles
Mapag Pedhut

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*