• About
  • Get Jnews
  • Contcat Us
Selasa, Desember 16, 2025
Majalah Kisah Nyata
No Result
View All Result
  • Login
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Jejak Nusantara

BEGINI KONDISI PONPES DARUL TAUHID KAHURIPAN SUMBER-Berharap Dapat Akses Jalan Masuk Dari Sisi Utara…

admin by admin
Mei 8, 2021
in Jejak Nusantara, News, Profil, Tradisi Dan Budaya, Wisata
0
BEGINI KONDISI PONPES DARUL TAUHID KAHURIPAN SUMBER-Berharap Dapat Akses Jalan Masuk Dari Sisi Utara…

Serah Terima Bantuan Sembako Secara Simbolis Dari PGN Kepada Pihak Ponpes

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAJALAHKISAHNYATA.COM, Solo– Tak banyak yang mengira, ternyata sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) sederhana, masih eksis di tengah kampung. Meskipun biaya mondok para santrinya sangat murah, namun semangat pengasuh dan para pengurusnya sangat luar biasa. Tak heran, dengan fasilitas keuangan yang minim, ponpes ini justru berhasil mencetak santriwan dan santriwati yang berprestasi. Seperti apa kondisi ponpes tersebut?

Ponpes Darul Tauhid, sering juga disebut dengan nama Ponpes Hamzah Abdul Muntholip, atau Ponpes Hamzah saja, lantaran di dalam komplek halamannya juga berdiri sebuah Masjid dengan nama Hamzah Bin Abdul Muntholip. Berlokasi di Jalan Kahuripan Selatan, Sumber, Banjarsari, Solo, Jateng, Ponpes ini memang sangat unik. Sejak dirintis pada bulan April tahun 2018 silam, saat ini sudah ada 16 santri yang belajar di sana.

READ ALSO

RITUAL WAJIB RAJA BARU KRATON SURAKARTA

PAKOE BOEWONO XIV TEMUI MBAH LEPO

“Awalnya hanya ada seorang santri yang belajar di sini. Lambat-laun sekarang sudah ada 16 santri yang datang dari berbagai daerah,” ujar Agus Supartanto, pengelola dari Ponpes Hamzah saat ditemui di sela-sela acara berbuka bersama santri ponpes.

Agus-Tengah-Pengelola Ponpes Bersama Anggota Dan Pengurus PGN

Menurut Agus, keberadaan ponpes Hamzah menjadi satu-satunya ponpes yang berkiblat ke atap NU (Nahdatul Ulama), di wilayah kecamatan Banjarsari. Atau menjadi ponpes yang ke-13, dari total 23 pondok Darul Tauhid yang ada di pulau Jawa. Semua pondok yang tersebar itu, menginduk ke Ponpes Darul Tauhid yang berpusat di Purworejo.

Menurut sejarahnya, lahan ponpes Hamzah, awalnya adalah milik orang tua Agus. Dimana dulunya orang tua (Ayahnya) Agus, dikenal sebagai pejabat Ki Demang dari struktur pemerintahan Pura Mangkunegaran. Sebelum ayahnya meninggal, Agus meminta ijin untuk membangun Masjid kecil, di atas lahan yang luasnya sekitar 5000 meter tersebut.

“Begitu mendapat ijin, saya segera membangun masjid secara bertahap. Maklum karena semua biaya adalah dari sumber pribadi atau keluarga,” tutur Agus mengisahkan.

Setelah masjid berdiri, beberapa tahun kemudian pemilik lahan terpanggil hatinya untuk mendirikan sebuah pondok pesantren. Akhirnya lewat perjuangan berliku-liku, berdirilah ponpes Darul Tauhid atau Ponpes Hamzah tersebut.

BRM Kusumo Putro SH. MH- Penasehat dan Ketua Divisi Hukum dan Advokasi PGN

Sesuai doktrin atau ciri kebiasaan dari ponpes Darul Tauhid, ponpes yang baru berdiri, dilarang mengajukan proposal bantuan kepada pihak eksternal manapun. Kecuali memang ada pihak yang bersimpati atau menawarkan bantuan terlebih dahulu boleh diterima. Termasuk ponpes Hamzah di kampung Sumber tersebut.

“Selama lima tahun pertama, ponpes Hamzah benar-benar sangat mandiri dalam setiap sumber pendanaannya. Baik dana untuk pembangunan fisik, ataupun dana untuk operasional para santrinya, ” papar Agus lagi.

Pihak pengasuh dan pengelola ponpes, hanya ingin mewujudkan sebuah cita-cita sederhana. Yaitu ingin mendidik santri-santri agar mempunyai moral agama (Islam) yang benar-benar baik. Tumbuh menjadi insan agama yang berkualitas, bertagwa, berguna, sekaligus menjadi generasi yang mencintai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Kegiatan Sholat Taraweh di Masjid Ponpes Hamzah Kahuripan

Setiap hari, bisa ditemui kegiatan para santri khas ponpes yang bernaung di bawah ruh NU. Mereka belajar kitab (kuning), sekaligus juga menerapkan ajaran agama yang diterimanya. Baik di dalam ponpes ataupun di masyarakat secara umum. Para santri juga bebas melakukan kegiatan ekstra kurikuler, sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing.

Dukungan penuh dari pengasuh dan pengelola ponpes, menjadikan anak-anak didik ponpes menjadi bersemangat. Apalagi biaya mondok di ponpes tersebut terbilang sangat-sangatlah murah. Terutama untuk ukuran pondok yang berdiri di tengah sebuah wilayah kotamadya.

“Kami hanya menarik iuran Rp 100 ribu per bulan. Sedangkan untuk biaya makan para santri, kami hanya menarik Rp 10 ribu per minggunya,” sambungnya lagi.

Dari Kiri- Agung Yos-Agus-Kusumo Putro Saat Berbincang di Ruang Kantor Utama Ponpes Yang Sangat Sederhana

Dari gambaran singkat tersebut, ponpes Hamzah benar-benar menerapkan manajemen yang luar biasa sederhana, dengan sumber keterbatasan yang ada. Meskipun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat para pengelola dan pengasuh pondok untuk tetap berbakti mendidik para santrinya. Tentu saja pihak pengelola, harus berjuang keras agar sumber dana yang minim tidak mengurangi kualitas para santri.

Begitu pula para santrinya juga bersemangat dan bahkan merasa nyaman belajar atau mondok di ponpes Hamzah. Sehingga tidak mengherankan, justru dengan kesederhanaan dan keterbatasan yang ada, banyak santri yang mencetak prestasi mengagumkan dari kawah candradimuka ponpes tersebut.

Diantaranya ada santri yang berhasil meraih medali kemenangan, untuk turnamen pencak silat se-Asia tenggara beberapa waktu lalu. Santri yang bernama Wahyu tersebut, berhasil membuat harum nama bangsa Indonesia pada umumnya di mata dunia.

Salah Satu Sudut Kamar Santri di Ponpes Hamzah Kahuripasn

Juga ada santri yang bernama Muhamad Dion. Yang berhasil mencetak prestasi gemilang dalam bidang olahraga lompat tinggi dalam event PON (Pekan Olahraga Nasional). Prestasi ini tentu juga mengharumkan nama ponpes Darul Tauhid pada khususnya.

“Selain itu banyak santri lainnya yang masuk dalam beasiswa atau program bidik misi, untuk tingkat kuliah lanjutan dari pemerintah,” tuturnya bangga.

HALAMAN SELANJUTNYA……….

Page 1 of 2
12Next
Tags: AGUNG YOSAGUS PONPES HAMZAHBAKSOS RAMADHANBERBAGI TAKJILKUSUMO PUTROPONPES DARUL TAUHID BANJARSARITAKJIL RAMADHANWALIKOTA GIBRAN SHOLAT RAMADHAN

Related Posts

RITUAL WAJIB RAJA BARU KRATON SURAKARTA
Misteri

RITUAL WAJIB RAJA BARU KRATON SURAKARTA

Desember 14, 2025
PAKOE BOEWONO XIV TEMUI MBAH LEPO
Misteri

PAKOE BOEWONO XIV TEMUI MBAH LEPO

Desember 14, 2025
PEDULI KORBAN BENCANA SUMUT
News

PEDULI KORBAN BENCANA SUMUT

Desember 8, 2025
TANAMKAN JIWA NASIONALISME, PULUHAN  WANITA KENES KUNJUNGI TMP KUSUMA BHAKTI
Jejak Nusantara

TANAMKAN JIWA NASIONALISME, PULUHAN WANITA KENES KUNJUNGI TMP KUSUMA BHAKTI

November 12, 2025
INILAH SOSOK UNDANGAN PENTING YANG BAKAL HADIR DALAM JUMENENGAN PB XIV
Jejak Nusantara

INILAH SOSOK UNDANGAN PENTING YANG BAKAL HADIR DALAM JUMENENGAN PB XIV

November 12, 2025
MERINDING, PUTRA MAHKOTA KRATON SOLO AMBIL SUMPAH HANGLINTIR KAPRABON DI HADAPAN PUBLIK !
Jejak Nusantara

MERINDING, PUTRA MAHKOTA KRATON SOLO AMBIL SUMPAH HANGLINTIR KAPRABON DI HADAPAN PUBLIK !

November 5, 2025

POPULAR NEWS

TABURAN SAWI DAN DAGINGNYA BIKIN LAPER

MIE MANGKOK JOSWI… Peluang Kuliner Akibat Korban Politik, NANANG : Rasanya Joss Bikin Ketagihan…

Maret 1, 2021
Parade Nusantara Bahas Perpu No.1 Tahun 2020

PERPU No.1 Tahun 2020… Makan Tumbal Dana Desa…

Maret 13, 2021
RUANGAN PENDAPA LIMASAN DEPAN NDALEM KEMASAN

MISTERI NDALEM KEMASAN… Yang Pernah Dihuni Oleh Permaisuri Raja Paku Buwono VI Surakarta

Maret 2, 2021
KOMISARIS UTAMA-BRM KUSUMO PUTRO SH MH SAAT POTONG TUMPENG TANDAI PERESMIAN KANTOR PT BAYONET MERAH PUTIH YOGYA

SOLID, LOYAL, DAN PROFESIONAL… BAYONET MERAH PUTIH Cabang Yogya… Siap Bantu Masyarakat Layani Multi Jasa

Maret 2, 2021
Eyang Semar Muncul Di Merapi…Virus Corona Bakal Sirna?

Eyang Semar Muncul Di Merapi…Virus Corona Bakal Sirna?

Maret 13, 2021

EDITOR'S PICK

SOLO Masuk 10 Besar Sebagai Kota Paling Toleransi Terkait Kehidupan Beragama…

SOLO Masuk 10 Besar Sebagai Kota Paling Toleransi Terkait Kehidupan Beragama…

Mei 26, 2022
TAK DISANGKA BAHAN ASLI TAWANGMANGU INI JADI MINUMAN KEREN DI TANGAN MIXOLOGIST HANDAL

TAK DISANGKA BAHAN ASLI TAWANGMANGU INI JADI MINUMAN KEREN DI TANGAN MIXOLOGIST HANDAL

Juni 11, 2024
CANDI LAWANG DI LERENG MERAPI JATENG DIANGGAP PALING TUA

MISTERI CANDI LAWANG DI LERENG MERAPI : Inilah Beberapa Fenomena Di Candi Tertua Yang Dipercaya Sebagai Gerbang Gaib Majapahit

Maret 1, 2021
Kusumo Putro- Ketua LAPAAN RI Jateng-Terus Aktif Kritisi Kebijakan Pemerintah Yang Tidak Pro Rakyatt

KETUA LAPAAN RI-JATENG ANGKAT BICARA : Sangat Ironis… Nasib Petani Garam Di Negeri Maritim Terpuruk…Kalah Dengan Produk Impor…

Maret 1, 2021
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

2025 @ Majalah Kisah Nyata

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Jejak Nusantara
  • Konsultasi Nasib
  • Kolektor
  • Kuliner
  • Misteri
  • Tradisi Dan Budaya
  • Tosan Aji
  • Wisata
  • Peluang Usaha
  • Profil
  • Tafsir Mimpi
  • Lifestyle
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Ciber

2025 @ Majalah Kisah Nyata

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In